Perkembangan media sosial meningkatkan risiko penyebaran konten toxic dan spam yang dapat menurunkan kualitas interaksi pengguna. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem deteksi konten toxic dan spam berbahasa Indonesia berbasis Finite Automata menggunakan algoritma Aho-Corasick. Dataset yang digunakan terdiri dari dataset_kata_kasar_idn sebanyak 3.111 data dan dataset_spam_idn sebanyak 2.636 data. Dari kedua dataset tersebut diekstrak 89 kata toxic dan 83 kata/frasa spam yang digunakan sebagai kamus keyword sistem. Sebelum proses deteksi, teks melalui tahap preprocessing berupa case folding dan normalisasi karakter berulang. Selanjutnya, keyword dimasukkan ke dalam struktur trie dan dibangun failure function untuk membentuk automata Aho-Corasick. Pengujian dilakukan terhadap 48 kalimat uji yang terdiri atas kategori Toxic, Spam, Normal, dan Toxic+Spam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai akurasi sebesar 91,7% dengan nilai precision rata-rata 0,925, recall 0,939, dan F1-score 0,931. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan Finite Automata dengan algoritma Aho-Corasick efektif digunakan untuk mendeteksi konten toxic dan spam secara cepat pada teks berbahasa Indonesia.
Copyrights © 2026