Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan sistem drip irrigation pada budidaya tanaman alpukat guna meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengoptimalkan pemanfaatan lahan, serta mendukung produktivitas pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif. Kegiatan ini dilakukan dari 17 Juli – 14 Agustus 2026 dengan subjek kegiatan kelompok tani dan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi, pengolahan lahan, penanaman bibit alpukat, pemasangan sistem drip irrigation, hingga pelatihan dan pendampingan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan teori implementasi David C. Korten. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem drip irrigation mampu meningkatkan efisiensi distribusi air, mendukung optimalisasi penggunaan lahan, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengoperasikan teknologi irigasi. Keberhasilan program didukung oleh kesesuaian antara kebutuhan masyarakat, kesiapan pelaksana, dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan demikian, sistem drip irrigation berpotensi menjadi solusi berkelanjutan untuk mendukung budidaya alpukat dan pengembangan ekonomi masyarakat Desa Soko.
Copyrights © 2026