Di tengah ketatnya persaingan ritel digital, UMKM skala mikro kerap menghadapi kendala kegagalan adopsi teknologi akibat hambatan perilaku (behavioral barriers) dan keterbatasan sumber daya, sebagaimana dialami pada proses operasional manual di Tania Mart. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan Kinerja Bisnis Berkelanjutan (Sustainable Business Performance) melalui perancangan dan implementasi sistem Point of Sale (POS) yang terintegrasi dengan Purchase Management berbasis Enterprise Resource Planning (ERP) Odoo. Penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang dirancang secara berpusat pada pengguna (user-centric). Pengujian sistem divalidasi menggunakan User Acceptance Test (UAT) dengan melibatkan seluruh pengelola dan staf operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian UAT memperoleh tingkat pemenuhan (Fulfillment Level) pada kategori Fully Fulfilled (100%), yang membuktikan bahwa pendekatan ini berhasil mereduksi hambatan literasi digital pengguna sesuai kerangka Technology Acceptance Model (TAM) dan Resource-Based View (RBV). Implementasi sistem ini terbukti memicu peningkatan kinerja yang signifikan pada dimensi ekonomi meliputi efisiensi waktu transaksi kasir, akurasi pelaporan keuangan secara real-time, dan kecepatan layanan serta dimensi lingkungan melalui reduksi konsumsi kertas (paperless). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi POS-ERP Odoo tidak hanya memperkuat efisiensi operasional harian UMKM, tetapi juga mendukung praktik bisnis ritel yang ramah lingkungan dan berkelanjutan jangka panjang.
Copyrights © 2026