Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sinergi kepemimpinan kepala sekolah dan guru dalam mengatasi hambatan belajar siswa di SMA Negeri 1 Titehena. Hambatan belajar yang dialami siswa dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari aspek akademik, motivasi belajar, lingkungan sekolah, maupun kondisi sosial. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang efektif antara kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan dan guru sebagai pelaksana pembelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi kepemimpinan kepala sekolah dan guru diwujudkan melalui koordinasi yang berkelanjutan, pembinaan profesional guru, pelaksanaan pembelajaran yang berpusat pada siswa, pemberian pendampingan kepada peserta didik yang mengalami kesulitan belajar, serta komunikasi aktif dengan orang tua. Kolaborasi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan motivasi belajar, memperbaiki keterlibatan siswa selama proses pembelajaran, dan membantu meminimalkan hambatan belajar yang dihadapi siswa. Dengan demikian, sinergi kepemimpinan kepala sekolah dan guru menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 1 Titehena.
Copyrights © 2026