Pemilihan rute terpendek menuju fasilitas kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan, khususnya pada kondisi yang membutuhkan penanganan secara cepat. Kota Medan memiliki jaringan jalan yang cukup kompleks sehingga diperlukan metode yang mampu menentukan rute terpendek secara optimal menuju puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja algoritma Dijkstra dan Floyd-Warshall dalam menentukan rute terpendek menuju puskesmas di Kota Medan. Data penelitian berupa jaringan jalan yang dimodelkan sebagai graf berbobot, dengan simpul merepresentasikan persimpangan jalan dan lokasi puskesmas, sedangkan sisi (edge) merepresentasikan ruas jalan dengan bobot berupa jarak tempuh. Implementasi kedua algoritma dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan bantuan pustaka NetworkX untuk pemodelan graf dan pengolahan data. Pengujian dilakukan terhadap beberapa skenario titik asal menuju puskesmas dengan membandingkan parameter waktu komputasi, panjang lintasan yang dihasilkan, penggunaan memori, dan kemampuan algoritma dalam menangani jumlah simpul yang berbeda. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai karakteristik, kelebihan, dan keterbatasan masing-masing algoritma dalam penyelesaian masalah pencarian rute terpendek pada jaringan jalan. Selain itu, penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan sistem informasi geografis dan sistem pendukung keputusan untuk layanan kesehatan berbasis algoritma graf .
Copyrights © 2026