Limbah organik seperti sisa makanan, limbah pekarangan, kotoran ternak, limbah pertanian, dan gulma di Dusun Janggelan, Kabupaten Magelang belum dimanfaatkan secara optimal sementara penggunaan pupuk kimia sintetis oleh petani masih relatif tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan potensi limbah organik sebagai sumber pupuk belum dimaksimalkan. Pemanfaatan komposter menjadi salah satu solusi untuk mempercepat proses pengomposan sekaligus mengurangi volume limbah organik yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya Kelompok Gesang Remboko untuk mengolah limbah organik lokal menjadi pupuk organik padat dan cair sebagai sumber nutrisi bagi penghijauan lingkungan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan kompos menggunakan komposter berbahan limbah lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah organik secara mandiri menggunakan komposter sebesar 20,28% dan 30,49%. Kegiatan ini berkontribusi dalam mengurangi volume limbah organik, meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sintetis, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026