Artikel ini bertujuan mengkaji peran Play-Based Learning (PBL) dalam mendukung perkembangan holistik anak usia dini serta memetakan kesenjangan penelitian dalam konteks Indonesia. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA 2020, dengan pencarian artikel pada Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect dalam lima tahun terakhir (2021–2026). Dari 384 artikel yang teridentifikasi, 10 artikel (6 terindeks Sinta dan 4 terindeks Scopus) memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan PBL memiliki karakteristik berpusat pada anak, menyenangkan, aktif, bermakna, dan berorientasi pada proses, dengan jenis aktivitas meliputi bermain peran, bermain konstruktif, bermain sensorimotor, permainan tradisional, guided play, dan free play. PBL terbukti memberikan dampak positif signifikan terhadap seluruh aspek perkembangan holistik anak (kognitif, sosial-emosional, bahasa, motorik, kreativitas, karakter, dan kemandirian), meskipun ditemukan pula temuan kontradiktif seperti kecenderungan perilaku egosentris pada beberapa setting bermain kelompok. Kebaruan (novelty) artikel ini terletak pada sintesis lintas 10 studi nasional dan internasional yang secara eksplisit memetakan dampak PBL pada tujuh aspek perkembangan holistik sekaligus mengidentifikasi kesenjangan implementasi di Indonesia. Artikel ini merekomendasikan penguatan kapasitas guru, dukungan kebijakan berkelanjutan, serta penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan PBL sebagai fondasi PAUD yang holistik dan bermakna.
Copyrights © 2026