Penelitian ini didasari pada rendahnya kosakata bahasa Arab pada anak usia 5-6 tahun, yang disebabkan oleh minimnya penggunaan metode pembelajaran, serta kurangnya keterlibatan anak secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan metode bernyanyi terhadap penguasaan kosakata bahasa Arab anak usia dini dibandingkan dengan metode bercerita. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi mencakup seluruh anak kelompok B di RA di jakarta timur, dengan sampel khusus dari kelas B di RA An-Nur. Data dianalisis menggunakan analisis uji independent t-test untuk melihat perbedaan penguasaan kosakata antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan dalam penguasaan kosakata bahasa Arab antara anak yang menggunakan metode bernyanyi dan metode bercerita Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor penguasaan kosakata bahasa Arab pada kelompok anak yang menggunakan metode bernyanyi diperoleh sebesar 39.80 dengan standar deviasi 2.84 sedangkan rata-rata skor penguasaan kosakata bahasa Arab pada anak yang menggunakan metode bercerita diperoleh sebesar 30.50 dengan standar deviasi 3.83. Maka, kesimpulan bahwa metode bernyanyi lebih efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab anak karena mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, dinamis dan bermakna.
Copyrights © 2026