Rendahnya prestasi belajar matematika di sekolah dasar memerlukan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran Canva dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment, desain Pretest–Posttest Non-Equivalent Control Group Design, dan rancangan faktorial 2 × 2. Responden penelitian adalah 48 murid kelas V SDN Ujung IX/34 Surabaya yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar dan tes prestasi belajar matematika, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan Two-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model signifikan secara simultan (F = 2,946; p = 0,043; R² = 0,167). Media pembelajaran tidak berpengaruh signifikan (p = 0,890), sedangkan motivasi belajar berpengaruh signifikan (p = 0,005). Interaksi kedua variabel juga tidak signifikan (p = 0,594). Penelitian menyimpulkan bahwa motivasi belajar lebih menentukan prestasi belajar matematika dibandingkan penggunaan Canva. Kebaruan penelitian terletak pada pengujian simultan media pembelajaran digital dan motivasi belajar melalui rancangan faktorial 2 × 2 pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026