Rendahnya minat baca dan kemampuan literasi anak-anak di Dusun Kopang menjadi salah satu permasalahan yang dipengaruhi oleh penggunaan gawai yang lebih banyak dimanfaatkan untuk hiburan dan permainan daring dibandingkan kegiatan edukatif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kemampuan anak dalam memahami informasi serta kurangnya kesadaran terhadap berbagai isu lingkungan, termasuk fenomena global warming. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan literasi yang diintegrasikan dengan edukasi lingkungan sejak usia dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi anak sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan melalui edukasi pengelolaan sampah dalam menghadapi global warming. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan membaca, diskusi, serta penyampaian materi edukasi mengenai pengelolaan sampah dan dampak perubahan iklim. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca dan keterlibatan anak-anak dalam aktivitas literasi. Selain itu, peserta juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan bijak. Integrasi kegiatan literasi dengan edukasi lingkungan terbukti mampu menumbuhkan kesadaran anak terhadap isu global warming serta mendorong terbentuknya perilaku peduli lingkungan sejak dini. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk penguatan literasi berbasis edukasi lingkungan yang berkelanjutan dalam mendukung terbentuknya generasi yang lebih literat, kritis, dan peduli terhadap lingkungan.
Copyrights © 2026