Pembelajaran di sekolah dasar mitra masih berpusat pada guru dan belum memanfaatkan media digital secara sistematis untuk menguatkan keterampilan sosial (social skill) siswa. Artikel ini melaporkan kemajuan program pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan implementasi pembelajaran interaktif berbasis Khan Academy Kids di SDN Mangunjaya 01, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif dengan lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan guru, penyusunan perangkat ajar, implementasi pembelajaran di kelas, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan, mengacu pada Model 3R-SEL Digital (Relate–Reflect–Reinforce). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan lembar refleksi siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil sementara menunjukkan delapan puluh persen guru mitra telah menyusun dan menerapkan perangkat ajar berbasis Khan Academy Kids, serta terjadi peningkatan partisipasi siswa dalam kerja kelompok pada kelas yang telah menerapkan program. Kesimpulan sementara menunjukkan bahwa pendampingan pedagogik yang terstruktur menjadi faktor penting agar pemanfaatan teknologi pembelajaran benar-benar berdampak pada penguatan keterampilan sosial siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026