Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi, kompensasi, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja anggota pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada belum optimalnya penyelesaian perkara yang ditunjukkan oleh adanya perbedaan antara jumlah laporan yang diterima dengan jumlah perkara yang diselesaikan, sehingga diperlukan upaya peningkatan kinerja anggota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi, kompensasi, dan gaya kepemimpinan berada pada kategori baik. Secara parsial, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggota. Secara simultan, motivasi, kompensasi, dan gaya kepemimpinan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggota. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi kerja, pemberian kompensasi yang sesuai, serta penerapan gaya kepemimpinan yang efektif dapat meningkatkan kinerja anggota dalam melaksanakan tugasnya.
Copyrights © 2026