Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi digital, budaya kerja, dan kompensasi terhadap produktivitas karyawan pada UMKM sektor industri pengolahan pangan di Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan pada UMKM sektor industri pengolahan pangan di Kota Jambi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu sesuai dengan tujuan penelitian. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden dengan kriteria karyawan yang bekerja pada UMKM di Kota Jambi, telah bekerja minimal 1 tahun, serta terlibat langsung dalam kegiatan operasional usaha. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital, budaya kerja, dan kompensasi secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Variabel kompetensi digital merupakan variabel yang paling dominan dalam memengaruhi produktivitas karyawan dibandingkan budaya kerja dan kompensasi. Secara simultan, kompetensi digital, budaya kerja, dan kompensasi memberikan pengaruh sebesar 86,1% terhadap produktivitas karyawan, sedangkan sisanya sebesar 13,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi digital, penguatan budaya kerja, serta pemberian kompensasi yang sesuai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas karyawan pada UMKM sektor industri pengolahan pangan di Kota Jambi.
Copyrights © 2026