Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung. Fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa kinerja pegawai belum optimal, yang diduga dipengaruhi oleh tingkat motivasi kerja serta kepuasan kerja pegawai. Oleh karena itu, penting untuk memahami peran motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik dalam meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik sampling jenuh, dengan jumlah sampel sebanyak 62 responden yang merupakan seluruh pegawai Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai berada pada kategori cukup baik. Selanjutnya, motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan kepuasan kerja. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kepuasan kerja terbukti mampu memediasi pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap kinerja pegawai secara signifikan dengan sifat mediasi parsial, yang menunjukkan bahwa pengaruh langsung dan tidak langsung sama-sama signifikan. Peningkatan motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik yang didukung oleh kepuasan kerja menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung.
Copyrights © 2026