Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Karir Terhadap Keterikatan Karyawan yang Dimediasi oleh Kepuasan Kerja di Bank Pemerintahan Daerah Muhamad Yuga Prawira Adiwiguna; Anton Budi Santoso
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4385

Abstract

Pengembangan karir yang dilakukan oleh bank BJB untuk karyawannya masih menghadapi beberapa masalah antara lain persyaratan untuk promosi sering tidak sesuai dengan peraturan yang dibuat sehingga menimbulkan permasalahan antara karyawan lama dengan karyawan baru yang dapat mengganggu kenyamanan karyawan dan mengurangi keterikatan karyawan dalam bekerja.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengetahui Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Karir terhadap Keterikatan karyawan yang dimediasi oleh Kepuasan Kerja di Bank BJB. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis metode deskriptif dan verifikatif yang bertujuan mengambarkan dan menganalisis serta menguji hipotesis yang ditetapkan. Sedangkan pengambilan sampel pada penelitian ini adalah sama dengan jumlah populasi yaitu berjumlah 98 orang, atau menggunakan Teknik sensus sampling atau sampling jenuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pelatihan, pengembangan karir, dan juga kepuasan kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pembentukan Employee engagement, dan secara tidak langsung, variabel pelatihan dan pengembangan karir juga mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan Employee engagement, melalui variabel kepuasan kerja.
Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Motivasi Ekstrinsik terhadap Perilaku Kerja Inovatif dengan Knowledge Sharing Behaviour sebagai Variabel Mediasi pada Instansi Sektor Publik di Kota Cimahi Yuli Yuliati; Anton Budi Santoso
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8637

Abstract

Rendahnya perilaku kerja inovatif Aparatur Sipil Negara dalam organisasi publik menjadi tantangan dalam meningkatkan adaptivitas dan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam menghadapi permasalahan lingkungan yang semakin kompleks dan dinamis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap perilaku kerja inovatif melalui knowledge sharing behaviour pada pegawai di salah satu instansi publik di Kota Cimahi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 124 responden yang dipilih menggunakan simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, dan knowledge sharing behaviour berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Motivasi intrinsik menjadi faktor yang paling dominan. Selain itu, knowledge sharing behaviour terbukti memediasi secara parsial pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap perilaku kerja inovatif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model perilaku kerja inovatif Aparatur Sipil Negara melalui integrasi faktor motivasional dan knowledge sharing behaviour dalam konteks organisasi publik.
Pengaruh Pelatihan, Kepemimpinan, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Moch. Wahyu Saputra; Anton Budi Santoso
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.7650

Abstract

Peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan isu strategis dalam reformasi birokrasi, khususnya pada instansi teknis dengan beban kerja tinggi seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, kepemimpinan, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh Pegawai Negeri Sipil di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat sebanyak 311 orang, dengan sampel 190 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan lingkungan kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan secara statistik. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 71,5%. Kepemimpinan merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kualitas pelatihan dan kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja ASN, sementara lingkungan kerja berperan sebagai faktor pendukung. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan manajemen sumber daya aparatur serta implikasi praktis bagi perumusan kebijakan peningkatan kinerja ASN yang lebih efektif dan berkelanjutan.
The Effect of Leadership Style, Organizational Culture and Compensation on Employee Performance Through Work Motivation as an Intervening Variable (Study At PT. Tiki Jalur Nugaraha Ekakurir Bandung) Dea Ade Roslina; Anton Budi Santoso
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i4.4485

Abstract

Service industry players are currently always required to provide faster services to meet market demand and avoid losing market share or customers. This study aims to examine the effect of leadership style, organizational culture, and compensation on employee performance through work motivation as an intervening variable at PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir. In this study, the author uses descriptive and verification methods with a survey approach, which involves collecting data through questionnaires from population samples to analyze the relationship between variables. Descriptive research aims to describe variables without comparing or relating them to other variables, while verification research aims to test theories and produce new scientific information through hypothesis testing, using questionnaires to collect data from a sample of 186 employees selected by accident. Data analysis was carried out using a structural equation model (SEM) to test the relationship between variables. The results of the study revealed that there was a significant effect of leadership style on employee performance. However, no significant effect was found between organizational culture and employee performance. There was a significant effect of compensation on employee performance. In addition, leadership style, organizational culture, and compensation also affect work motivation. Work motivation has been shown to have a positive effect on employee performance. In addition, the results of this study also show that leadership style, organizational culture, and compensation have an influence on employee performance through work motivation as an intervening variable.
Pengaruh Kompensasi dan Beban Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan BPR KS Kota Bandung dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi Radhitya Fiqri Fadillah; Anton Budi Santoso
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i1.6319

Abstract

Tingginya tingkat turnover karyawan menjadi permasalahan serius yang dapat mengganggu stabilitas operasional dan efisiensi organisasi, terutama di sektor jasa keuangan seperti perbankan. Bank Perkreditan Rakyat Karyajatnika Sadaya (BPR KS) Kota Bandung turut menghadapi fenomena turnover yang cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir, yang diduga berkaitan dengan faktor internal seperti sistem kompensasi, beban kerja, dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan BPR KS Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS. Populasi penelitian berjumlah 256 karyawan dari lima kantor cabang, yaitu Cabang Leuwi Panjang, Kiaracondong, Setiabudi, Sudirman, dan A.H. Nasution. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh 156 responden yang didistribusikan secara proporsional ke masing-masing cabang untuk menjaga representativitas data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kompensasi dan beban kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention, serta berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja juga berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention. Uji mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja secara signifikan memediasi hubungan antara kompensasi dan beban kerja terhadap turnover intention.
Pengaruh Disiplin, Motivasi, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Oseebo Coffee Fitri Nur Hanifah; Anton Budi Santoso
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.7082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sejauh mana disiplin kerja, motivasi kerja, dan lingkungan kerja memengaruhi kinerja karyawan di Oseebo Coffee. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kondisi kinerja karyawan yang belum mencapai standar optimal, kedisiplinan yang masih perlu ditingkatkan, motivasi yang belum stabil, serta lingkungan kerja yang belum sepenuhnya mendukung produktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 102 karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa ketiga variable disiplin kerja, motivasi kerja, dan lingkungan kerja—berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Di antara ketiga variabel, motivasi kerja menjadi faktor yang memberikan pengaruh paling dominan terhadap peningkatan kinerja, disusul oleh disiplin kerja dan lingkungan kerja. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 83,5% menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut mampu menjelaskan sebagian besar variasi kinerja karyawan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Secara umum, hasil penelitian ini menegaskan bahwa penguatan disiplin, peningkatan motivasi, dan perbaikan lingkungan kerja sangat penting dalam menunjang efektivitas serta produktivitas karyawan di Oseebo Coffee.
Pengaruh Penempatan dan Beban Kerja terhadap Turnover Intention dengan Motivasi sebagai Variabel Mediasi pada Karyawan Outsourcing PT. Virtus Facility Service Pipih Puspita Dewi; Anton Budi Santoso
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.7110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penempatan kerja dan beban kerja terhadap turnover intention dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan outsourcing PT Virtus Facility Service. Metode yang digunakan adalah deskriptif-verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 77 responden dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, serta pengujian hipotesis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan kerja berada pada kategori “sedang” dengan kecenderungan positif, beban kerja berada pada kategori “sedang” namun mengindikasikan adanya tuntutan fisik dan mental yang tinggi, motivasi kerja berada pada kategori “sedang”, sedangkan turnover intention berada pada kategori “sedang” dengan kecenderungan meningkat jika tersedia peluang kerja yang lebih menarik. Secara empiris, penempatan kerja dan beban kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, baik secara langsung maupun melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketepatan penempatan kerja, pengelolaan beban kerja yang proporsional, serta penguatan faktor motivasional menjadi aspek strategis dalam menekan kecenderungan karyawan untuk berpindah kerja. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen PT Virtus Facility Service dalam merancang kebijakan retensi karyawan yang lebih efektif.
Pengaruh Kompetensi dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta Yulan Fitria Lestari; Anton Budi Santoso
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i3.7382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan motivasi terhadap kinerja karyawan BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden yang merupakan karyawan aktif. Penelitian ini menitikberatkan pada sejauh mana kompetensi dan motivasi berperan dalam meningkatkan kinerja individu di lingkungan kerja lembaga publik, khususnya pada sektor pelayanan jaminan sosial tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan motivasi berpengaruh positif namun tidak signifikan. Secara bersama-sama, kedua variabel tersebut berkontribusi kuat terhadap peningkatan kinerja, dengan nilai R Square sebesar 0,903, yang berarti 90,3% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kompetensi dan motivasi, sedangkan 9,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan kompetensi dan peningkatan motivasi kerja merupakan faktor penting dalam mendukung produktivitas serta kualitas pelayanan karyawan BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta.
Pengaruh Kompetensi dan Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Mediasi pada RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat Adya Dwi Prasetya; Anton Budi Santoso
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.9376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap kinerja karyawan dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi pada RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi pelayanan kesehatan, namun masih ditemukan adanya kompetensi karyawan yang belum optimal, pelaksanaan pelatihan yang belum sepenuhnya sesuai kebutuhan pekerjaan, serta komitmen organisasi yang perlu diperkuat untuk mendukung peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden, kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, pelatihan, komitmen organisasi, dan kinerja karyawan berada pada kategori cukup baik. Secara parsial, kompetensi dan pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kompetensi dan pelatihan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Selanjutnya, komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa komitmen organisasi mampu memediasi pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap kinerja karyawan secara parsial. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja karyawan dipengaruhi oleh kompetensi, efektivitas pelatihan, dan penguatan komitmen organisasi, sehingga ketiga aspek tersebut perlu terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Motivasi Ekstrinsik terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening pada Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung Fany Aprilliany; Anton Budi Santoso
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.9377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung. Fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa kinerja pegawai belum optimal, yang diduga dipengaruhi oleh tingkat motivasi kerja serta kepuasan kerja pegawai. Oleh karena itu, penting untuk memahami peran motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik dalam meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik sampling jenuh, dengan jumlah sampel sebanyak 62 responden yang merupakan seluruh pegawai Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai berada pada kategori cukup baik. Selanjutnya, motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan kepuasan kerja. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kepuasan kerja terbukti mampu memediasi pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap kinerja pegawai secara signifikan dengan sifat mediasi parsial, yang menunjukkan bahwa pengaruh langsung dan tidak langsung sama-sama signifikan. Peningkatan motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik yang didukung oleh kepuasan kerja menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung.