Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku off-task dan cara penangananya pada siswa. Subjek penelitian ini adalah dua siswa kelas IX terindikasi perilaku off-task yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study) yang berfokus pada siswa yang terindikasi perilaku off-task. Data dikumpulkan dengan cara melakukan observasi dan wawancara terhadap siswa kelas IX yang menunjukkan perilaku off-task, wali kelas dan guru BK. Teknik analisis data dalam penelitian ini, yaitu: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMPN 5 Madiun terdapat siswa kelas IX yang memiliki perilaku off-task ditunjukkan dari adanya perilaku keluar masuk kelas, menjahili temannya dengan menyembunyikan alat tulis, bernyanyi pada saat jam pelajaran, tidur pada saat jam pelajaran, melamun, dsb. Faktor penyebab perilaku tersebut adalah cari perhatian teman dan guru, pembelajaran yang membosankan, kondisi kelas yang panas serta peran keluarga yang kurang maksimal. Dari permasalahan tersebut penanganan yang dilakukan guru BK dengan memberikan layanan konseling individu menggunakan teknik behavior, serta berkolaborasi dengan guru kelas untuk mengontrol dan mengetahui perubahan pada siswa.
Copyrights © 2025