cover
Contact Name
Moh. ZIyadul Haq Annajih
Contact Email
najihas@gmail.com
Phone
+6287850245888
Journal Mail Official
jurnaldawa@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.iaimu.org/index.php/dawa/Editorial
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
DAWA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam
ISSN : 28083717     EISSN : 28083431     DOI : https://doi.org/10.36420/dawa
Core Subject :
DAWA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam (P-ISSN: 2808-3717 E-ISSN 2808-3431 DOI: 10.36420/dawa) has been published by Study Program of Islamic Guidance and Counseling, Dakwah Department of Islamic Institute of Miftahul Ulum Pamekasan. DAWA journal is published twice every year in February and September. The contents are research manuscript and concept/theoretical papers on Islamic guidance and counseling (psychotherapy, sufistic therapy, individual and group counseling, career counseling, school and Islamic school counseling, community counseling, family counseling, parenting counseling contemporary issues in Islamic guindance and counseling, indigineous counseling, and multiculture counseling) and dawah (dawah study, dawah in society, dawah for drug addicts, and Islamic society development).
Arjuna Subject : -
Articles 38 Documents
Perilaku Narsis di Instagram: Studi Kasus pada Remaja Perempuan di Pamekasan Ishlakhatus Sa’idah; Raiza Athifah Nisrina
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/nebm2g93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku narsis di platform media sosial Instagram, dengan fokus pada remaja perempuan di Pamekasan. Perilaku narsis yang dimaksud merujuk pada kecenderungan untuk mencari perhatian, memperoleh validasi eksternal dan menampilkan citra diri yang ideal melalui unggahan foto atau video di media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap akun Instagram remaja perempuan di Pamekasan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor perilaku narsis antara lain pengaruh lingkungan sosial, tekanan untuk memenuhi standar kecantikan serta fenomena popularitas di dunia maya. Adapun temuan lainnya yaitu adanya hubungan antara perilaku narsis dengan tingkat harga diri dan persepsi diri remaja perempuan meskipun perilaku narsis dapat memberikan rasa percaya diri sementara. Selain itu, perilaku narsis di Instagram juga mempengaruhi kesejahteraan psikologis remaja perempuan, seperti kecemasan dan ketergantungan pada pengakuan eksternal.
Dimensi Spiritual dalam Psikoterapi:Dampak Praktik Sufi terhadap Kecemasan dan Depresi Imroatul Husna; Khodijah
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/bbxxm152

Abstract

Mental disorders, such as anxiety and depression, have increasingly become a significant health issue in today's world, with various life pressures worsening these conditions. Traditional psychotherapy often fails to consider the spiritual aspects that can play a crucial role in the healing process. This study aims to examine how Sufi practices, such as dhikr (remembrance), muhasabah (self-reflection), and tawakal (trust in God), can be integrated into modern psychotherapy to help address anxiety and depression. Using a qualitative approach with case study and phenomenological methods, this research explores the experiences of individuals who have engaged in Sufi practices as part of psychological therapy. Participants were purposively selected based on the criteria of having experienced anxiety or depression, as well as having practiced Sufism for at least three months. Data were collected through in- depth interviews, observations, and personal documentation, which were then analyzed using thematic analysis techniques. The results of the study indicate that Sufi practices have a positive impact on reducing anxiety and depression, as well as improving inner peace and mental resilience. Integrating Sufism into psychotherapy offers a more comprehensive and holistic approach, which benefits not only the Muslim community but also anyone seeking healing through spirituality. This study also reveals the challenges and opportunities in applying Sufism in modern therapy.
Family Support dalam Proses Pemulihan Residen Rehabilitasi Napza Ummi Kalsum; Muhammad Arif Syailendra
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/yv17e472

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui family support dalam proses pemulihan pasien rehabilitasi napza Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. objek yang diteliti melaui informan 2 orang konselor adiksi, 4 orang residen, dan 4 keluarga residen, Pengumpulan data sekunder ini dilakukan sebelum atau bersamaan dengan penelitian lapangan. Pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dekomentasi dengan mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, Menyusun, memilih data dan membuat Kesimpulan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan maka dapat disimpulkan bahwa adanya dukungan dalam pemulihan korban penyalahgunaan NAPZA di Rehabilitasi dan terjalani dengan baik seperti memberikan rasa aman bagi residen. Perhatian keluarga, seperti mencukupi kebutuhan fisik dan emosional, seperti komunikasi rutin melalui telepon atau kunjungan langsung, membantu residen merasa dihargai dan didengar. Kehangatan berupa pelukan, kata-kata penghiburan, dan suasana rumah yang nyaman menciptakan rasa diterima. Nasihat yang bijak dan motivasi keluarga memberi arah positif dalam pemulihan. Selain itu, suasana aman tanpa konflik dan komunikasi yang terbuka mendukung residen untuk lebih percaya diri. Dukungan berkelanjutan, termasuk pengawasan lembut dan pendampingan, memberi rasa aman dalam menghadapi tantangan pemulihan. Terdapat ada hubunga antara dukungan keluarga dengan kesembuhan atau pemulihan korban penyalahgunaan NAPZA. Semua bentuk dukungan ini, baik yang bersifat emosional maupun praktis, berkontribusi besar dalam memberikan residen rasa nyaman, aman, dan termotivasi untuk sembuh. Selain itu juga untuk proses dukungan dari keluarga kepada residen agar berjalan dengan lancar yaitu adanya proses konseling antara residen dan keluarga.
Peningkatan Keterampilan Guru BK dalam Menentukan Diagnosis dan Prognosis Masalah Siswa menggunakan Pendekatan REBT Budi Astuti; Mitta Kurniasari; Diana Septi Purnama
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/grjbrn77

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan untuk meningkatkan keterampilan guru Bimbingan dan Konseling SMA di Kabupaten Sleman dalam menentukan diagnosis dan prognosis masalah siswa menggunakan pendekatan rational emotive behavior therapy. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain penelitian adalah pre-eksperimen dengan one group pre-test-post-test. Subjek penelitian adalah 31 guru Bimbingan dan Konseling Kabupaten Sleman. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif dengan membandingkan hasil post-test dengan pre-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan guru Bimbingan dan Konseling SMA Kabupaten Sleman dalam menganalis masalah siswa terutama dalam menentukan diagnosis dan prognosis menggunakan pendekatan rational emotive behavior therapy yaitu sebesar 12%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan keterampilan guru Bimbingan dan Konseling SMA Kabupaten Sleman dalam menentukan diagnosis dan prognosis masalah siswa menggunakan pendekatan rational emotive behavior therapy mencapai hasil yang ditargetkan.
Integrasi Interkoneksi Metode Bimbingan Konseling Islam Berlandaskan Hadis Nabawi Riadatul Jannah; Irsyadunnas
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/ebczdx95

Abstract

This research aims to integrate Islamic counseling methods with an approach that combines spiritual values from prophetic traditions and modern psychological theories. The background of this research is based on the need to harmonize Islamic values with scientific approaches in order to make counseling services more relevant to modern society. This research uses a qualitative method with a descriptive-analytical approach that analyzes data to build a model of integrating the connections between Islamic teachings and psychology. The main sources of this research are prophetic traditions related to counseling practices and contemporary psychological literature. The results show that the integration of Islamic values through the prophetic traditions with modern psychological theories can produce a holistic approach to counseling. This model provides practical guidance for counselors to help clients overcome various life problems in both spiritual and psychological aspects through various methods such as: interview method, counseling method, and home visit method.
Studi Deskriptif Regulasi Diri Dalam Belajar dan Implikasinya terhadap Pengembangan Layanan Bimbingan dan Konseling Khairiah; Syaiful Bahri; Diah Sarmela; Zahra Nelissa
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/ntkkc626

Abstract

Regulasi diri dalam belajar merupakan kemampuan siswa untuk mengatur cara berpikir dan tindakan mereka selama proses pembelajaran. Faktor utama yang mendukung regulasi diri adalah motivasi, keyakinan, dan pengetahuan yang dimiliki siswa, yang semuanya berperan penting dalam mencapai prestasi belajar yang optimal. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat regulasi diri siswa dalam belajar dan mengeksplorasi implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan sampel sebanyak 364 siswa dari lima Sekolah Menengah Atas (SMA) di Banda Aceh, yang dipilih menggunakan teknik Stratified Random Sampling berdasarkan rumus Slovin. Skala regulasi diri dalam belajar diukur dengan instrumen yang terdiri dari 44 item pernyataan, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya melalui expert judgment. Dalam studi ini, ditemukan bahwa lebih dari setengah siswa (lebih dari 50%) berada pada kategori tinggi dalam hal regulasi diri, yang artinya mereka sudah cukup mampu mengelola aspek-aspek tersebut dalam belajar. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki keterampilan yang baik dalam mengatur dan mengelola proses pembelajaran mereka, meskipun ada kemungkinan masih ada beberapa siswa yang membutuhkan dukungan lebih dalam mengembangkan kemampuan ini.
Pengaruh Bullying terhadap Kepercayaan Diri Korban Bullying Kelas XI di SMA Lab School Universitas PGRI Semarang Prita Adiningsih; Dini Rakhmawati; Desi Maulia
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/8hz0y380

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya pengaruh bullying terhadap kepercayaan diri korban bullying kelas XI di SMA Lab School Universitas PGRI Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan adalah desain penelitian survei. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik non tes dengan skala kepercayaan diri dan skala bullying. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Uji hipotesis menggunakan uji regresi linear sederhana menggunakan SPSS.26. Hasil penelitian diketahui bahwa ada pengaruh bullying terhadap kepercayaan diri korban bullying. Besarnya pengaruh yang diberikan variabel bulying terhadap kepercayaan diri korban bullying, diperoleh nilai R-Square sebesar 0,106, maka bullying memberikan pengaruh terhadap korban bullying sebesar 10,6%.
Analisis Perilaku Membolos Siswa Berdasarkan Jenis Kelamin Pada Siswa Kelas XI di SMA Negeri 99 Jakarta Barokah Asmaul Husna; Dwi Dasalinda
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/tmj79226

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa mencoba mencari teman untuk berinteraksi dengan orang lain dan ia akan menentukan tipe teman yang akan menjadi pilihannya sendiri. Ini yang disebut dengan kelompok sebaya yang memberi pengaruh terhadap perilaku siswa. Golongan itu dapat memilih, menerima, dan menghargainya. Apabila siswa yang baik tetapi berteman dengan golongan yang tidak baik maka ia akan menjadi siswa yang tidak baik pula. Sehingga siswa yang membolos adalah siswa yang berteman dengan golongan yang tidak baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku membolos siswa di SMA Negeri 99 Jakarta. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif untuk mengetahui bagaimana tingkat membolos siswa di SMA Negeri 99 Jakarta dengan cara mengumpulkan data sebanyak banyak nya melalui observasi dan wawancara yang dilakukan di sekolah kemudian data yang diperoleh di interpretasikan oleh peneliti. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti ditemukan tiga siswa yang sering melakukan perilaku membolos diantaranya berinisial MF, ZN dan MI yang merupakan siswa kelas XI di SMA Negeri 99 Jakarta. Selanjutnya peneliti melalui pendekatan lebih dalam dan memberikan pengarahan tentang apa saja akibat dan dampak yang diperoleh dari perilaku membolos dengan harapan perilaku membolos di sekolah dapat terselesaikan dengan baik dan siswa secara perlahan meninggalkan perilaku negatif tersebut.
Pengembangan Modul Layanan Konseling Teknik Shaping untuk Mereduksi Perilaku Ghasab di Pondok PesantrenIbnu Katsir 2 Jember Ilma Asy Syahidah; Imaratul Ulwiyah; Wahid Suharmawan
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/qn8azb26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah modul layanan konseling berbasis teknik shaping guna mereduksi perilaku ghasab di Pondok Pesantren Ibnu Katsir 2 Jember. Perilaku ghasab, yaitu mengambil barang milik orang lain tanpa izin, sering kali terjadi di lingkungan pesantren, yang dapat memengaruhi hubungan sosial antar santri dan menciptakan ketidaknyamanan di komunitas. Teknik shaping dipilih karena metode ini dapat membentuk perilaku positif melalui penguatan bertahap atas setiap langkah kecil menuju perilaku yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) dalam pembuatan modul. Tahap analisis dilakukan dengan wawancara kepada mahasantri dan asatidz untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan pembelajaran. Tahap desain melibatkan perancangan modul yang mencakup langkah-langkah penerapan teknik shaping. Pada tahap pengembangan, modul divalidasi oleh ahli materi dan bahasa, serta diuji cobakan pada kelompok kecil mahasantri. Hasil uji coba menunjukkan bahwa modul ini efektif dalam meningkatkan kesadaran mahasantri tentang pentingnya izin sebelum meminjam barang dan mengurangi perilaku ghasab. Penilaian dari guru BK juga menunjukkan bahwa modul ini mudah dipahami dan aplikatif. Evaluasi lebih lanjut menunjukkan bahwa konsistensi dalam penerapan teknik shaping dan dukungan berkelanjutan sangat penting untuk memastikan perubahan perilaku yang langgeng. Modul ini diharapkan dapat diterapkan lebih luas untuk mereduksi masalah perilaku serupa di pesantren lainnya dan memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter santri.
Pengaruh Self-Efficacy terhadap Perilaku Keagamaan Remaja Ardita Rahma Putra; Asrori; Shokhibul Arifin
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/0g3c2j13

Abstract

Self-efficacy atau keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi tantangan dan mencapai tujuan merupakan salah satu faktor internal yang dapat mempengarruhi perilaku keagamaan remaja. Perilaku keagamaan mencerminkan bagaimana seseorang menjalankan nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari yang sangat penting dalam pembentukan karakter, khususnya di usia remaja. Penelitian ini dilakukan sebagai langkah untuk menganalisis pengaruh self-efficacy terhadap perilaku keagamaan siswa di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan validitas rupa (face validity). Penghimpunan data dilakukan dengan dua skala yaitu skala self-efficacydan skala perilaku keagamaan yang sudah dimodifikasi oleh peneliti. Sementara itu, teknik penskalaan yang digunakan adalah model skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy memberikan pengaruh signifikan terhadap keterlibatan siswa dalam praktik keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya self-efficacy memberikan kontribusi efektif sebesar 51,3% terhadap perilaku keagamaan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Tingginya self-efficacy pada siswa tercermin dari kecenderungan mereka yang lebih aktif dalam kegiatan keagamaan, mampu mengatasi hambatan dan memiliki motivasi intrinsik yang lebih baik. Temuan ini difokuskan pada pentingnya penguatan self-efficacydalam mendukung perilaku keagamaan yang positif di kalangan remaja.

Page 1 of 4 | Total Record : 38