Pembibitan tanaman kakao banyak ditemukan di Desa Noling Kabupaten Luwu SulawesiSelatan karena tingginya peremajaan lahan yang dilakukan petani akibat umur tanaman kakaoyang sudah tua. Bibit yang banyak digunakan berasal dari klon M01 karena sangat cocok sebagaibatang bawah untuk proses sambung pucuk. Di daerah penelitian, kebun kakao yang diremajakanakan ditanami bibit yang telah disambung pucuk terlebih dahulu agar menghasilkan buah lebihcepat dibandingkan menanam biji. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah melakukanidentifikasi serangga-serangga yang berpotensi sebagai hama pada pembibitan tanaman kakaoklon M01. Penelitian dilakukan dengan menggunakan perangkap jaring dan pengamatanlangsung. Serangga-serangga yang diperoleh diidentifikasi dengan menggunakan Borror andWhite (1996) lalu difoto menggunakan kamera digital Canon PowerShot G5 dan data dianalisissecara deskriptif dan diuji statistik. Hasil identfikasi serangga dari ordo Lepidoptera terdapat 4spesies (Spenarches sp., Nacaduba sp., Spodoptera litura, Pagodiella hekmeyeri), ordoHomoptera 2 spesies (Toxoptera aurantiidan Pseudococcus sp.), ordo Hemiptera 2 spesies(Leptocorisa acuta dan Anormenis sp), dan ordo Coleoptera 1 spesies (Adoretus sp.). Semuaserangga berpotensi sebagai hama karena merusak bagian tanaman, namun populasi tertinggiterdapat pada serangga Pseudococcus sp.
Copyrights © 2021