Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
2023: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta

Penyuluhan Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Pelatihan Jumantik Cilik di SD Negeri 02 Tegalsari Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo

Salimah Utami Nabilah (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Yuliantina Putri Ikawati (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Lavenya Yulita (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Luluk Izatul Qorida (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Salma Halimatus Sa'diyah (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Dyah Ayu Khusnul Khotimah (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Bella Novianingtyas Kusumawardani (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Idham Syifa' Fahreza (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Ragil Try Purnomo (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Sri Utami (Puskesmas Weru Kabupaten Sukoharjo)
Eny Fauziana (Puskesmas Weru Kabupaten Sukoharjo)
Rezania Asyfiradayati (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Kurniawan Rahmadika (Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
05 Jul 2023

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes Aaegypti betina. Anak usia sekolah termasuk kelompok rentan terserang DBD. Tujuan kegiatan ini adalah untuk ikut serta mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) penular Demam Berdarah Dengue dan Chikungunya serta salah satu upaya pembinaan perilaku hidup dan sehat (PHBS) sejak usia dini. Kegiatan pelatihan Jumantik Cilik dilakukan di SD Negeri 02 Tegalsari, pada 39 siswa yang didampingi oleh Guru dan Kepala Sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan merupakan metode pendekatan berbasis komunitas. Langkah awal yang dilakukan pada kegiatan ini ialah pemberian pre-test kepada siswa, lalu pemberian penyuluhan seta pelatihan jumantik cilik yang menjelaskan penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), 3M Plus dan tempat-tempat yang menjadi perkembangbiakan nyamuk, selanjutnya siswa dibagi setiap kelompok sesuai kelas masing-masing dan dibentuk 3 pos untuk membedakan setiap perkembangan jentik yang diletakkan di kamar mandi, kaleng bekas diluar ruangan dan genangan air, setelah diadakan penyuluhan dan mengamati jentik, dilanjutkan dengan post-test. Persentase peningkatan pengetahuan siswa setelah dilakukan penyuluhan sebesar 74,4% dari rata-rata nilai pengetahuan awal berarti kegiatan ini berhasil dilakukan, diharapkan dengan adanya program jumantik cilik di sekolah akan menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan bagi siswa-siswi dalam PSN di lingkungan sekolah dan lingkungan tempat tinggalnya

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

semnasfik

Publisher

Subject

Description

Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah ...