Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta

Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu tentang Hipertensi melalui Edukasi dan Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Teh Herbal di Desa Karangmojo Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo

Mochammad Faiq Abdillah (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Alda Nabila Permata Sari (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Amalia Natasyafira (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Rahma Nur Amalia (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Pumaya Vintarnuari Tria Choirinnisa (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Ghefira Nazma Arroyan (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Tazky Aulia Faradina (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Wilansari Asih (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Dhea Destiana (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Halimah Muhtar (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Yossa Windira (Bidan Desa Karangmojo)
Sri Darnoto (Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi, merupakan kondisi ketika tekanan darah meningkat secara tidak normal. Hipertensi dikenal sebagai "Silent Killer" karena sering kali tidak menimbulkan gejala, namun dapat menyebabkan komplikasi apabila tidak terdeteksi. Secara global, hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di dunia. Metode: Intervensi dilakukan melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan teh daun kelor sebagai upaya non-farmakologis pencegahan hipertensi menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan kader tentang hipertensi serta tindak lanjut penerapan hasil edukasi di masyarakat. Hasil: Dengan adanya edukasi tentang hipertensi serta pemanfaatan daun kelor ini para kader akan mendapatkan pengetahuan tentang faktor risiko hipertensi dan bagaimana mengenali hipertensi, serta meningkatkan keterampilan kader dalam mengolah daun kelor menjadi teh herbal. Melalui edukasi dan praktik pengolahan daun kelor menjadi teh herbal, kegiatan ini memperkuat kesadaran masyarakat dalam mengelola faktor risiko hipertensi, mencegah komplikasi, dan menciptakan lingkungan keluarga yang lebih sehat. Dari kegiatan tersebut diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan tentang hipertensi dari 53,8 % meningkat menjadi 91,9 %. Simpulan: Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih sadar dalam mengelola faktor risiko hipertensi dan melakukan pencegahan secara mandiri dan berkelanjutan melalui konsumsi teh daun kelor serta pengelolaan pola hidup sehat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

semnasfik

Publisher

Subject

Description

Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah ...