Pandemi COVID-19 berdampak multidimensional, terutama pada aspek ekonomi dan sosial masyarakat. Penurunan pendapatan mendorong pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak, seperti keluarga miskin, pekerja informal, dan pelaku usaha. BLT Dana Desa menjadi salah satu kebijakan yang diambil melalui pemanfaatan dana desa. Namun, di Desa Perkebunan Sei Dadap III/IV, proses pendataan penerima bantuan belum optimal dan kurang tepat sasaran karena tidak menggunakan perhitungan yang akurat. Akibatnya, sebagian masyarakat terdampak tidak menerima bantuan. Oleh karena itu, diperlukan sistem pendukung keputusan menggunakan metode TOPSIS untuk meningkatkan akurasi penentuan penerima bantuan
Copyrights © 2023