Penurunan kualitas sapi salah satunya dipengaruhi oleh pemilihan bibit yang kurang tepat, sehingga proses pembibitan menjadi faktor penting dalam menentukan mutu ternak yang dihasilkan. Pemilihan induk sapi, baik pejantan maupun betina, perlu dilakukan berdasarkan kriteria tertentu seperti postur tubuh yang baik, kaki kuat dan lurus, ambing atau puting susu normal, kondisi fisik sehat, mata bersinar, nafsu makan baik, serta organ reproduksi yang normal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu menentukan bibit sapi yang ideal, mudah diternakkan, dan cepat dikembangkan. Dalam penelitian ini digunakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk menentukan alternatif terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Metode SAW dilakukan dengan memberikan bobot pada setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses perangkingan untuk memperoleh hasil berupa rekomendasi bibit sapi unggul secara cepat, objektif, dan efisien berbasis sistem
Copyrights © 2024