Pendekatan EtnoSTEM (Ethnomathematics-Science, Technology, Engineering, Mathematics) telah menjadi paradigma baru dalam pembelajaran matematika yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan konsep STEM. Penelitian ini menganalisis implementasi EtnoSTEM dalam pemecahan masalah matematika di SMA Kota Bengkulu dengan mengeksplorasi potensi budaya lokal Bengkulu sebagai konteks pembelajaran. Studi ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai kultural seperti kain besurek, rumah adat Bengkulu, dan sistem pertanian tradisional dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa serta memperkuat identitas budaya lokal
Copyrights © 2026