Keluarga Kristen merupakan konteks utama dalam pembentukan iman dan karakter anak. Namun, dalam realitas kontemporer, peran edukatif orang tua sering mengalami pelemahan akibat tekanan sosial, perkembangan teknologi, dan pergeseran nilai budaya, yang berdampak pada rendahnya konsistensi anak dalam hidup benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis peran edukatif orang tua dalam keluarga Kristen serta implikasinya terhadap pembentukan konsistensi hidup benar pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur teologis yang bersumber dari Alkitab, buku teologi, dan jurnal ilmiah. Analisis dilakukan melalui pendekatan hermeneutik dan analisis isi untuk mengidentifikasi hubungan antara peran orang tua dan pembentukan karakter anak dalam perspektif pendidikan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran edukatif orang tua bersifat determinan dalam membentuk konsistensi hidup benar pada anak melalui pengajaran, keteladanan, pembimbingan, dan disiplin yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Konsistensi tersebut terbentuk melalui proses internalisasi nilai yang berkelanjutan dan sangat dipengaruhi oleh keselarasan antara ajaran dan praktik hidup orang tua. Penelitian ini menegaskan perlunya reposisi peran orang tua sebagai formator utama dalam pendidikan iman yang intensional dan kontekstual, serta pentingnya pemulihan keluarga sebagai pusat pendidikan Kristen.
Copyrights © 2026