Murni Sinambela
Universitas Nusa Mandiri

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Edukatif Orang Tua dalam Keluarga Kristen Terhadap Konsistensi Anak dalam Hidup Benar Janes Sinaga; Juita Lusiana Sinambela; Janita Mutiara Abigael Sinaga; Murni Sinambela
Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN) Vol 1 No 1 (2026): January
Publisher : Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga Kristen merupakan konteks utama dalam pembentukan iman dan karakter anak. Namun, dalam realitas kontemporer, peran edukatif orang tua sering mengalami pelemahan akibat tekanan sosial, perkembangan teknologi, dan pergeseran nilai budaya, yang berdampak pada rendahnya konsistensi anak dalam hidup benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis peran edukatif orang tua dalam keluarga Kristen serta implikasinya terhadap pembentukan konsistensi hidup benar pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur teologis yang bersumber dari Alkitab, buku teologi, dan jurnal ilmiah. Analisis dilakukan melalui pendekatan hermeneutik dan analisis isi untuk mengidentifikasi hubungan antara peran orang tua dan pembentukan karakter anak dalam perspektif pendidikan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran edukatif orang tua bersifat determinan dalam membentuk konsistensi hidup benar pada anak melalui pengajaran, keteladanan, pembimbingan, dan disiplin yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Konsistensi tersebut terbentuk melalui proses internalisasi nilai yang berkelanjutan dan sangat dipengaruhi oleh keselarasan antara ajaran dan praktik hidup orang tua. Penelitian ini menegaskan perlunya reposisi peran orang tua sebagai formator utama dalam pendidikan iman yang intensional dan kontekstual, serta pentingnya pemulihan keluarga sebagai pusat pendidikan Kristen.
Kontroversi Predestinasi: Analisis Predestinasi dalam Perspektif Alkitabiah dan Teologis Juita Lusiana Sinambela; Janes Sinaga; Janita Mutiara Abigael Sinaga; Murni Sinambela
Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN) Vol 1 No 1 (2026): January
Publisher : Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep predestinasi dalam perspektif Alkitab serta memahami makna teologisnya bagi umat Kristen. Predestinasi, sebagai doktrin yang telah memicu banyak perdebatan teologis sepanjang sejarah gereja, mengandung implikasi yang mendalam terhadap pandangan mengenai kehendak bebas manusia, kasih karunia Allah, dan keselamatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yang melibatkan analisis kritis terhadap teks-teks Alkitab, terutama surat-surat Paulus, serta berbagai sumber teologis klasik dan kontemporer. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana konsep predestinasi mempengaruhi kehidupan iman dan doktrin gereja. Dengan demikian, penelitian ini menawarkan wawasan baru tentang bagaimana doktrin predestinasi dapat dipahami secara kontekstual dalam kehidupan kekristenan masa kini.
Makna Membatalkan Hukum Taurat Berdasarkan Efesus 2:15 Juita Lusiana Sinambela; Janes; Janita Mutiara Abigael Sinaga; Murni Sinambela
Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN) Vol 1 No 1 (2026): January
Publisher : Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna frasa “membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya” dalam Efesus 2:15. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah munculnya berbagai penafsiran yang menganggap bahwa hukum Taurat tidak lagi berlaku bagi orang percaya setelah kedatangan Kristus. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis eksegesis terhadap teks Efesus 2:15. Data diperoleh melalui kajian Alkitab, buku teologi, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah “membatalkan” dalam Efesus 2:15 tidak menunjuk pada penghapusan hukum moral Allah, khususnya Sepuluh Hukum, melainkan pada penghapusan perseteruan yang muncul akibat ketentuan-ketentuan seremonial dan batas-batas sosial-keagamaan antara Yahudi dan non-Yahudi. Kristus melalui karya salib-Nya merobohkan tembok pemisah tersebut untuk menciptakan satu manusia baru di dalam diri-Nya dan memperdamaikan semua orang dengan Allah. Dengan demikian, Efesus 2:15 menegaskan bahwa keselamatan diperoleh oleh kasih karunia melalui iman kepada Kristus, bukan melalui pelaksanaan hukum Taurat sebagai syarat keselamatan. Penelitian ini memberikan pemahaman teologis bahwa hukum moral tetap memiliki relevansi sebagai pedoman hidup orang percaya, sedangkan sistem upacara dan aturan yang menjadi pemisah telah digenapi di dalam Kristus.
Analisis Keterlibatan Pemuda dalam Kegiatan Gereja: Implikasinya terhadap Pertumbuhan Rohani Berdasarkan 1 Timotius 4:12 Janita Mutiara Abigael Sinaga; Janes Sinaga; Juita Lusiana Sinambela; Murni Sinambela
Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN) Vol 1 No 1 (2026): January
Publisher : Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan orang muda dalam kegiatan pemuda di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh serta implikasinya terhadap pertumbuhan iman berdasarkan 1 Timotius 4:12. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembinaan rohani generasi muda di tengah tantangan spiritual dan perkembangan zaman yang memengaruhi kehidupan iman pemuda gereja. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, observasi partisipatif, dan analisis tematis terhadap berbagai kegiatan pemuda gereja. Data diperoleh melalui kajian Alkitab, buku teologi, jurnal ilmiah, dan dokumen gereja yang berkaitan dengan pelayanan kepemudaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang muda dalam kegiatan gereja, seperti kelompok pendalaman Alkitab, pelayanan sosial, Perkumpulan Pemuda Advent, dan Pathfinder, memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan rohani, pembentukan karakter Kristen, pemahaman Alkitab, serta penguatan iman. Selain itu, 1 Timotius 4:12 menegaskan bahwa orang muda dipanggil untuk menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, iman, dan kesucian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan pemuda dalam pelayanan gereja tidak hanya memperkuat kehidupan spiritual pribadi, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi pemimpin rohani yang berdampak bagi gereja dan masyarakat. Oleh karena itu, gereja perlu memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pembinaan dan pemberdayaan pemuda melalui program pelayanan yang relevan dan berpusat pada pertumbuhan iman.
Peran Teknologi Digital dalam Pertumbuhan Ekonomi Modern Murni Sinambela; Juita Lusiana Sinambela; Janes Sinaga; Janita Mutiara Abigael Sinaga
Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN) Vol 1 No 1 (2026): January
Publisher : Journal of Advanced Studies and Interdisciplinary Innovation (JASIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi modern di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pemanfaatan internet, artificial intelligence, big data, fintech, dan platform digital telah mengubah pola produksi, distribusi, konsumsi, serta layanan keuangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi digital dalam pertumbuhan ekonomi modern serta mengidentifikasi dampak positif dan negatif yang ditimbulkan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur melalui pengkajian jurnal ilmiah, artikel akademik, dan laporan resmi yang relevan dengan ekonomi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi bisnis, memperluas akses pasar, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, digitalisasi juga mendorong inovasi ekonomi, mempercepat transaksi keuangan, dan meningkatkan inklusi keuangan masyarakat. Namun demikian, perkembangan teknologi digital juga menimbulkan berbagai tantangan, seperti kesenjangan digital, ancaman keamanan siber, serta pengangguran akibat otomatisasi teknologi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital, pembangunan infrastruktur teknologi yang merata, serta regulasi pemerintah yang adaptif dan berkelanjutan agar transformasi digital mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif.