Penelitian ini mengkaji makna Hari Sumpah Pemuda dalam gerakan kebangsaan Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Bogor dengan menempatkan organisasi kepemudaan sebagai aktor strategis dalam memperkuat identitas nasional generasi muda di tengah perubahan sosial yang cepat. Sumpah Pemuda dipahami sebagai landasan moral yang meneguhkan nilai persatuan, yang terus direlevansikan PPM melalui program pembinaan karakter, kegiatan sejarah, dan gerakan sosial yang menyentuh kebutuhan pemuda masa kini. Dalam menghadapi tantangan globalisasi serta penetrasi budaya digital, PPM berupaya mempertahankan eksistensi melalui transformasi budaya organisasi, peningkatan kualitas kepemimpinan, dan pemanfaatan media digital sebagai sarana memperluas jangkauan gerakan kebangsaan. Analisis data RKPD Kabupaten Bogor menunjukkan partisipasi pemuda dalam kegiatan kebangsaan masih berada pada angka yang perlu ditingkatkan, sehingga organisasi dituntut menghadirkan pendekatan yang lebih kreatif dan relevan. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan nasionalisme tidak hanya bergantung pada penyampaian nilai sejarah, melainkan pada kemampuan organisasi menghadirkan ruang kontribusi yang nyata, adaptif, dan bermakna bagi pemuda. Studi ini memperlihatkan bahwa PPM Kabupaten Bogor memiliki peran signifikan dalam menjaga kesinambungan nilai kebangsaan melalui strategi gerakan yang terstruktur, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan generasi muda.
Copyrights © 2025