Studi ini meneliti bagaimana kampanye “Shot on iPhone” berperan dalam menjaga kesadaran merek (brand awareness) Apple, khususnya pada aspek teknologi kamera. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif observatif melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, kajian literatur, serta dokumentasi, lalu diolah menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye “Shot on iPhone” berhasil menguatkan kesadaran merek Apple pada tiga lapisan penting: pengenalan merek (brand recognition), ingatan kembali merek (brand recall), hingga menjadi merek yang pertama kali terlintas dalam pikiran konsumen (top of mind). Sebagian besar responden menempatkan Apple sebagai brand utama dalam kategori kamera pada smartphone. Daya tarik kampanye ini muncul dari kekuatan cerita visual, tingkat eksposur yang sangat tinggi di media sosial, serta keterlibatan konten yang berasal dari pengguna (UGC) yang menambah kesan natural sekaligus menciptakan kedekatan emosional. Konsistensi Apple dalam menayangkan karya asli penggunanya melalui tagar #ShotoniPhone menjadikan strategi ini efektif untuk mempertahankan posisi Apple di benak audiens, sekaligus menegaskan keunggulannya dibanding pesaing seperti Samsung dan Google Pixel.
Copyrights © 2026