Program Adiwiyata merupakan program nasional yang bertujuan mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan melalui Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi Program Adiwiyata melalui PBLHS dalam penguatan dimensi kemandirian dan kolaborasi siswa di SMP Negeri 1 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, koordinator Adiwiyata, dan siswa. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBLHS dilaksanakan melalui kegiatan pengelolaan sampah, bank sampah, pengolahan kompos takakura, program zero waste, Jumat Bersih, serta konservasi lingkungan berupa hidroponik dan penghijauan. Kegiatan tersebut terbukti memperkuat dimensi kemandirian siswa melalui pembiasaan tanggung jawab pribadi terhadap lingkungan, serta dimensi kolaborasi melalui kerja sama dan koordinasi dalam kegiatan kelompok. Temuan ini sejalan dengan teori konstruktivisme sosial Vygotsky yang menekankan pembelajaran melalui interaksi sosial dan pengalaman langsung. Dengan demikian, Program Adiwiyata melalui PBLHS tidak hanya berperan dalam pelestarian lingkungan sekolah, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter siswa yang mandiri dan kolaboratif.
Copyrights © 2026