Kemampuan seni rupa pada anak usia dini memegang peran penting dalam menstimulasi kreativitas, ekspresi diri, dan koordinasi motorik, namun penerapan metode pembelajaran yang tepat untuk mengembangkan kemampuan tersebut masih perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis implementasi metode mewarnai dalam mengembangkan kemampuan seni rupa anak usia 4–5 tahun di TK IT Baitunnur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian mengungkapkan tiga temuan utama: (1) penggunaan media mewarnai yang variatif terbukti membangkitkan motivasi intrinsik anak, meningkatkan attention span, serta mengoptimalkan perkembangan motorik halus; (2) penerapan child-centered approach melalui kebebasan memilih warna dan mengeksplorasi teknik gradasi mampu mewadahi ekspresi seni anak yang otentik sekaligus melatih kemandirian berpikir; (3) iklim belajar yang apresiatif dan didukung positive reinforcement berkontribusi signifikan terhadap tumbuhnya self-efficacy serta terbentuknya konsep diri yang positif pada anak. Temuan ini mengimplikasikan bahwa metode mewarnai layak dijadikan strategi pembelajaran seni yang terencana di satuan PAUD guna mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Copyrights © 2026