Status gizi dan kesehatan serta pengaturan latihan adalah aspek penting bagi seorang atlet renang. Keduanya memiliki peran dalam menentukan performa dan prestasi atlet dalam perlombaan olahraga renang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan asupan makanan dan aktivitas fisik dengan status gizi atlet renang di Indonesia. Studi ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan cross-sectional, yang melibatkan 25 atlet renang sprinter nasional yang aktif berkompetisi selama 1 tahun terakhir. Analisis statistik yang digunakan uji Chi-Square. Data mengenai asupan makan dengan menggunakan wawancara food recall 2x24 jam, dan aktivitas fisik menggunakan kuesioner PAL (Physical Activity Level). Status gizi atlet diukur menggunakan parameter Indeks Massa Tubuh (IMT). Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan antara asupan energi (p-value = 0,039) asupan lemak (p-value = 0,026) asupan karbohidrat (p-value = 0,017) aktivitas fisik (p-value = 0,026) dengan status gizi. Tidak terdapat hubungan antara asupan protein dengan status gizi atlet (p-value= 0,096). Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat bermanfaat bagi organisasi yang membawahi atlet renang, pelatih, dan pengelola untuk dapat mengoptimalkan pengaturan latihan, memperhatikan konsumsi makanan untuk menunjang performa atlet renang nasional.
Copyrights © 2023