Remaja merupakan aset masa depan bangsa dengan jumlah populasi yang terus meningkat. Remaja memiliki risiko untuk menderita penyakit tidak menular akibat dari kebiasaan hidup buruk yang mereka miliki. Untuk meningkatkan kebiasaan hidup yang baik, pemerintah memiliki program promotif dan preventif untuk remaja, yakni Posyandu remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi kualitas layanan Posyandu Remaja Bhakti Mulya di Puskesmas Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah. Studi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study), melibatkan 13 informan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan pada September-Oktober 2024 melalui wawancara semi terstruktur yang mencakup lima dimensi kualitas layanan: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi responden terkait kualitas layanan cenderung positif pada kelima dimensi yang diteliti. Namun, temuan pada dimensi tangibles menyebutkan bahwa tempat Posyandu dirasa sedikit panas dan pada dimensi reliability menyebutkan bahwa kader dirasa kurang cepat dan ragu-ragu dalam menggunakan alat pemeriksaan. Rekomendasi berupa penambahan fasilitas atau ruangan khusus serta peningkatan kompetensi petugas dengan program pelatihan berjangka atau penyegaran
Copyrights © 2025