Tekanan darah tinggi dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, salah satunya adalah stres dan rendahnya asupan serat. Kedua faktor ini termasuk dalam faktor risiko yang dapat dikendalikan sehingga pengelolaannya berpotensi menurunkan prevalensi hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan asupan serat dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional, dengan lokasi penelitian di Puskesmas Grogol. Subjek penelitian berjumlah 44 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data tingkat stres dikumpulkan menggunakan kuesioner DASS 42, data asupan serat diperoleh melalui kuesioner SQ-FFQ, dan data tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer serta stetoskop. Analisis data dilakukan dengan uji rank spearman. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan berkorelasi cukup kuat antara tingkat stres dan tekanan darah (r= 0,476; p= 0,001), sedangkan antara asupan serat dan tekanan darah tidak ditemukan hubungan yang signifikan (p= 0,978). Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat stres berhubungan secara signifikan dan cukup kuat dengan tekanan darah, sementara asupan serat tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Copyrights © 2025