Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak fenomena sosial goyang bento terhadap moral peserta didik di SMP Negeri 01 Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan siswa-siswa yang terlibat dalam praktik goyang bento, serta observasi langsung terhadap perilaku mereka di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena goyang bento memiliki dampak yang signifikan terhadap moral peserta didik, termasuk penurunan disiplin, dan motivasi belajar, norma-norma sosial yang terdistorsi, dan kecenderungan untuk mengabaikan nilai-nilai moral yang penting. Temuan ini menyoroti pentingnya peran sekolah dan keluarga dalam membimbing dan memperkuat moralitas siswa di tengah-tengah pengaruh fenomena sosial yang meresahkan seperti goyang bento. Implikasi penelitian ini memberikan dasar yang kuat bagi pengembangan strategi intervensi yang tepat guna untuk mengatasi dampak negatif fenomena sosial tersebut terhadap moral peserta didik.
Copyrights © 2024