p-Index From 2021 - 2026
6.749
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENANGGULANGAN PERILAKU BULLYING MELALUI PROGRAM PEMBINAAN KARAKTER Titus Gaite
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 6 No 2 (2018): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol6issue2page107-114

Abstract

Tulisan ini bertolak dari kerisauan peneliti terhadap maraknya perilaku bullying diantara anak bangsa yang dapat merusak karakter baik (good character). Bullying bagaikan virus yang dapat menyerang dan merusak sel-sel dalam tubuh, sehingga sangat dibutuhkan kehadiran pendidik yang bisa memberi panacea (obat mujarab) untuk menanggulangi perilaku bullying. Kontribusi pendidik melalui program pembinaan karakter dianggap sebagai jurus ampuh untuk menanggulangi perilaku bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penanggulangan perilaku bullying melalui program pembinaan karakter pada Boarding School SMA Negeri Plus Provinsi Riau. Program pembinaan karakter secara rutin menitikberatkan pada pembinaan disiplin, akhlak, dan kemampuan akademis terbukti efektif membentuk karakter baik (good character) peserta didik. Di satu sisi, perilaku bullying dapat diatasi karena beragam makna kebaikan yang tertuang dalam program pembinaan karakter dikonsumsi oleh seluruh warga Sekolah. Di sisi lain, penanggulangan perilaku bullying melalui program pembinaan karakter terbukti dapat mengubah lingkungan sekolah menjadi tempat yang menjamin keamanan dan kenyamanan
Upaya Pemerintah Desa untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Membuang Sampah di Kali Batumerah Mariska Ishak; Fricean Tutuarima; Titus Gaite
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i2.748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah di kali batumerah. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif kualitatif untuk mengetahui upaya pemerintah desa dalam mencegah masyarakat untuk tidak membuang sampah dan bagaimana dampak dari pembuangan sampah pada masyarakat batumerah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Penelitian ini berfokus pada upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarkat agar tidak menjadikan kali batumerah sebagai tempat pembuangan sampah, sebagaimana hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kesadaran masyarakat kelurahan rijali terhadap pentingnya menjaga lingkungan masih rendah, karena masih banyak masyarakat kelurahan rijali yang menjadikan kali sebagai tempat pemnbuangan sampah, hal ini menunjukan bahwa measyarakat rijali kurang perduli terhadap lingkungan hidup. Selain itu upaya yang dilakukan oleh pemerintah desa (kelurahan) terkait membuang sampah di kali masih harus diperlukan nya pengawasan serta sanksi yang tegas terhadap aturan yang ada. This study aims to explain the village governments efforts to increase public awareness in disposing of waste in Batumerah River. This study uses a qualitative descriptive study to find out the village governments efforts to prevent people from throwing garbage and how the impact of garbage disposal on the Batumerah community. Data was collected by using observation and interview techniques. This study focuses on the efforts made by the government to increase public awareness so as not to use the Batumerah River as a garbage disposal site, as the results of this study indicate that the level of awareness of the Rijali Village community on the importance of protecting the environment is still low, because there are still many Rijali Village people who use the Rijali River as a river. as a place for waste disposal, this shows that the people of Rijali are less concerned about the environment. In addition, the efforts made by the village government (kelurahan) related to disposing of waste in rivers still require strict supervision and sanctions against existing rules.
Kajian Terhadap Permainan Game online Dalam Implementasi Pemenuhan Hak Anak Yuni Ledi Syntiani; Fricean Tutuarima; Titus Gaite
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 3 (2022)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v5i3.1910

Abstract

           Playing is part of children's rights that must be fulfilled by parents to children, as stated in Article 11 of Law no. 23 of 2002 concerning Child Protection. Currently in the children's play environment many game that can be accessed by utilizing the internet network are called online game. As for the reality on the ground, not all parents give their children the opportunity to play online game. This study aims to determine the study of online game play in the implementation of the fulfillment of children's rights in Rijali Village, Sirimau District, Ambon City. The method used in this study is a qualitative method to describe the data in written form. The results show that the existence of online game has an impact on children's health and learning activities which are decreasing. Responding to the existence of online game, some parents make efforts to prevent excessive playing habits. Efforts are given to parents in the form of advice, time limits, and more control over children. As for the handling efforts, there are several obstacles faced by parents. In general, parents understand that children cannot limit playing online game because parents realize that learning is part of children's rights that must be fulfilled.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Masa Pandemik (Studi pada Orang Tua Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Leksula) Ronado Sigmarlatu; Titus Gaite; Ridwan Hatala
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.331 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3144

Abstract

Abstrak Tujuan dari dilaksanakan penelitian ini bahwa untuk mengetahui Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Masa Pandemik (Studi Pada Orang Tua Siswa Kelas Vii Smp Negeri 3 Leksula). Sebelum adanya pandemik ini, tidak banyak waktu orang tua dalam membimbing anaknya. Namun sekarang ini situasinya berubah, orang tua menjadi lebih banyak waktu dalam membimbing anaknya dan terjalin kedekatan emosional lebih dari sebelumnya sehingga benar-benar menjadi indikator dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripsi kualitatif, dengan subjek penelitian adalah 7 orang tua, dengan teknik pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara. Dengan Hasil penelitian adalah Pembimbingan orang tua dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada masa pandemik bahwa ada berbagai jenis pembimbingan yang dilakukan oleh orang tua, ada yang orang tuanya fokus dalam membimbing anaknya sehingga bisa mendampingi anak dalam proses belajarnya, ada yang memberikan fasilitas seperti handphone dan kuota internet, memeriksa buku pelajaran anak, mengontrol tugas-tugas anak, kemudian pemberian nasehat agar anak lebih giat dalam belajar. Kendala orang tua dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada masa pandemik di kelas adalah kurangnya fasilitas yang memadai karena faktor ekonomi, orang tua sibuk bekerja karena tuntutan pekerjaan yang menjadikan kurangnya pendampingan orang tua terhadap anak dalam belajar, jaringan internet yang tidak baik, kurangnya pemahaman orang tua pada pembelajaran daring dan tugas- tugas anak yang diberikan oleh guru. Solusi yang dilakukan orang tua untuk menghadapi kendala dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada masa pandemik di kelas yaitu Orang tua tetap berusaha memfasilitasi kebutuhan belajar anak seperti salah satunya kuota internet, berkomunikasi dengan guru, berikan nasihat, berikan semangat dan motivasi walaupun orang tua kadang tidak dapat mendampingi anak dalam proses belajar dan kurang memahami tugas-tugas anak yang diberikan guru Kata Kunci: Peran, Orang tua, Hasil Belajar Abstract The purpose of this study was to determine the role of parents in improving student learning outcomes during the pandemic period (study of parents of class VII students of SMP Negeri 3 Leksula). Before this pandemic, there was not much time for parents to guide their children. But now the situation is changing, parents are getting more time in guiding their children and there is more emotional closeness than before so that it really becomes an indicator in improving student learning outcomes. The type of research used is descriptive qualitative research, with research subjects are 7 parents, with data collection techniques namely, observation, interviews. The results of the study are parental guidance in improving student learning outcomes during the pandemic that there are various types of mentoring carried out by parents, some parents focus on guiding their children so they can accompany children in the learning process, some provide facilities such as cellphones and quotas. internet, checking children's textbooks, controlling children's tasks, then giving advice so that children are more active in learning. Obstacles for parents in improving student learning outcomes during the pandemic in the classroom are the lack of adequate facilities due to economic factors, parents are busy working because of the demands of work which makes the lack of parental assistance to children in learning, internet networks are not good, lack of understanding of parents on online learning and children's assignments given by the teacher. The solution that parents do to face obstacles in improving student learning outcomes during a pandemic in the classroom is that parents continue to try to facilitate children's learning needs such as internet quotas, communicate with teachers, give advice, give encouragement and motivation even though parents sometimes can't. assisting children in the learning process and do not understand the tasks of children given by the teacher Keywords: Role, Parents, Learning Outcomes
Hidden Kuriculum (Kurikulum Tersembunyi) Sebagai Wujud Pendidikan Karakter (Studi pada SMK Al-Wathan Ambon) Susanti Umagap; Lisye Salamor; Titus Gaite
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.641 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3298

Abstract

Abstrak Tujuan dari dilaksanakan penelitian ini bahwa untuk mengetahui bentuk dan aplikasi hidden curriculum di SMK Al-Wathan. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yang mana bertujuan untuk mengetahui pendidikan karakter melalui hidden curriculum di SMK Al-Wathan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan adalah Hidden curriculum lebih mengutamakan pada pengembangan pengembangan sikap, karakter, kecakapan, dan keterampilan yang berguna bagi siswa dan dapat melengkapi pendidikan yang kurang dalam kurikulum formal. Hidden curriculum merupakan penyeimbang dalam pembelajaran di kelas yang didominasi untuk pengembangan ranah kognitif dan psikomotorik. Lulusan yang dihasilkan dari sebuah produk pendidikan yang menerapkan hidden curriculum selain cerdas intelektual juga matang secara emosional. Kaitannya dengan hidden curriculum dan pendidikan karakter, sebenarnya telah menginternalisasi nilai-nilai dalam setiap aktivitas di sekolah. Namun, internalisasi kurikulum tersembunyi merupakan kurikulum yang tidak tertulis, tidak direncanakan secara terprogram tapi keberadaannya berpengaruh pada perubahan tingkah laku peserta didik. Kata Kunci: Kurikulum, Pendidikan, Karakter Abstract The purpose of this research is to find out the forms and applications of hidden curriculum in Al-Wathan. The type of research used is descriptive qualitative researchers, which aims to determine the character education of mela hidden curriculum at SMK Al Wathan. The data collection techniques in this study are observation, interviews and documentation. The results of the research found are Hidden curriculum prioritizes the development of attitude, Character skills, and skills that are useful for students and can complement the education that is lacking in the formal curriculum Hidden clericulum is a balancer in learning in the classroom which is dominated for the development of cognitive and psychomotor domains. Graduates are produced and an educational product that applies a hidden curriculum in addition to intellectual intelligence as well emotionally mature, in relation to the hidden curriculum and character education, in fact it has internalized values ​​in every activity in school, especially in learning activities. Kulum that is not written, is not programmed, but its existence affect behavior changes students. Keywords: Curriculum, Education. Character
PENGARUH KEMAMPUAN LITERASI TERHADAP PEMAHAMAN NILAI-NILAI PANCASILA PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 64 AMBON Lisye Salamor; Titus Gaite; Fitrah Nur Bella
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 10 No 2 (2022): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol10issue2page311-317

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu penelitian yang bersifat kuantitatif yang tujuannya untuk mengetahui bagaimana pengaruh kemampuan literasi terhadap pemahaman nilai-nilai pancasila pada siswa kelas II SD Negeri 64 Ambon. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain penelitian kelompok tunggal pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat pengaruh dari kemampuan literasi terhadap pemahaman nilai-nilai pancasila pada siswa kelas II, hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes tertulis siswa pada saat melakukan pre-test dan post-test. Literasi merupakan kemampuan yang harus dimiliki para siswa. Dengan adanya kemampuan literasi siswa dapat memahami dan mengerti tentang suatu hal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rata-rata persentase hasil belajar siswa pada tes awal sebesar 56,42 dan tes akhir 87,85. Hal ini mengalami peningkatan sebesar 31,43%. Peningkatan ini terjadi karena keterlaksanaan perlakuan/tindakan berupa literasi dapat berpengaruh terhadap pemahaman nilai-nilai pancasila pada siswa. Sedangkan dilihat dari skor N-gain mengalami peningkatan. Dapat ditunjukkan dari N-gain persen sebesar 57,1% berada pada kategori tinggi dan 42,8% pada kategori sedang. Untuk membuktikan lebih jauh secara statistic maka di uji hipotesis menggunakan uji sample t test. Dari hasil perhitungan uji sample t test diperoleh nilai signifikansi 0,000, angka ini jauh dibandingkan alpha yang ditetapkan yaitu 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dan lebih baik pada pembelajaran menggunakan perlakuan/tindakan berupa literasi terhadap pemahaman nilai-nilai pancasila pada siswa.
Implementasi Bantuan Langsung Tunai Desa Terhadap Masyrakat Ekonomi Lemah di Dusun Lirang Desa Luhu Dasri Sampulawa; Jumiati Tuharea; Titus Gaite
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 1 (2022): October 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.281 KB) | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.59

Abstract

AbstrakProgram bantuan langsung tunai desa merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat serta kewenanganya di berikan kepada pemerintah desa melalui pemotongan dana desa (DD) sebesar 40% untuk disalurkan kepada masyarakat khususnya masyarakat dusun lirang desa luhu yang kehilangan mata pencarian atau yang terdampak pandemi Covid-19. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1. Bagaimanakah proses implementasi Bantuan Langsung Tunai Desa bagi masyarakat ekonomi lemah di dusun Lirang. 2. Bagaimana Upaya penangulangan program Bantuan Langsung Tunai Desa di Dusun Lirang Desa Luhu. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu metode yang mengunakan atau melukiskan suwatu kejadian secara sistematis, factual dan akurat mengenai fakta-fakta atau fenomena yang diselidiki. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa implementasi bantuan langsung tunai desa yang di berikan oleh pemerintah desa kepada masyarakat penerima subsidi dengan jumlah Rp 300.000 perbulan dari awal bulan januari sampai desember tahun 2022 khususnya masyarakat penerima BLT-Desa yang berada di dusun lirang desa luhu sangat bermanfaat guna membantu meringankan daya beli masyarakat dengan kategori ekonomi lemah diera pandemi Covid. Selain itu penyaluran bantuan lagsung tunai desa oleh pemerintah desa kepada penerima bantuan langsung tunai desa telah tepat sasaran sebagaimana ketentuan yang telah di tetapkan bahwa masyarakat penerima bantuan adalah keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa bersangkutan dan diprioritaskan keluarga miskin yang termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrim, kehilangan mata pencharian, keluarga penerima jarring sosial yang terhenti serta keluarga miskin yang terdampak pandemi Corona Disease 2019 (Covid-19) dan belum menerima bantuan atau rumah tangga dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usiaKata Kunci: Bantuan Langsung Tunai Desa, Masyarakat Ekonomi Lemah. AbstrakThe direct village cash assistance program is a policy issued by the central government and its authority is given to the village government through a 40% reduction in village funds (DD) to be distributed to the community, especially the lirang village community, who have lost their livelihoods or who have been affected by the Covid-19 pandemi. . The purpose of this study is to find out 1. How is the process of implementing Village Cash Assistance for the economically weak community in the Lirang hamlet. 2. How to tackle the Village Cash Assistance program in Lirang Hamlet, Luhu Village. The method used in this study is a descriptive method, which is a method that uses or describes an event in a systematic, factual and accurate manner regarding the facts or phenomena being investigated. The results of this study indicate that the implementation of direct village cash assistance provided by the village government to the subsidy recipient community in the amount of Rp. 300,000 per month from the beginning of January to December 2022, especially the BLT-Desa recipient community in the lirang village, Luhu village, is very useful for help ease the purchasing power of people with weak economic categories in the Covid pandemi era. In addition, the distribution of direct village cash assistance by the village government to recipients of direct village cash assistance has been right on target as stipulated in the provisions that the recipients of assistance are poor or underprivileged families who live in the village concerned and prioritize poor families who are included in the category of extreme poverty. , loss of livelihood, families receiving social networks that have stopped and poor families affected by the Corona Disease 2019 (Covid-19) pandemi and have not received assistance or households with elderly single household members.Keywords: Village Cash Direct Assistance. Weak Economic Community.
Digital Democracy and Student Contribution to Fight Hoaxes in Pattimura University Campus Environment Welmince Turwewy; Fricean Tutuarima; Titus Gaite
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 1 (2023): March 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i1.426

Abstract

The practice of digital democracy is one of the phenomena that occurs as a result of digital transformation. Digital democracy opens up a flexible space for people in democracy, but besides that people are also faced with a flood of information that tends to contain hoaxes. This study aims to see the contribution of Pattimura University students as part of Indonesian citizens and also scholars in fighting hoaxes in the campus environment. This research uses qualitative research with a descriptive analysis approach. Data were obtained through observation and interviews. The results showed that Pattimura University students see digital democracy as an opportunity for the advancement of democracy and increase student participation and development in democracy, and hoaxes are said to be the main threat to democracy in the digital space, and the key to fighting hoaxes is digital literacy, and the importance of implementing the values of politeness, honesty, tolerance, kinship, unity and unity.
The Role of the Family in Shaping the Character of Broken Home Children in Wanath Hamlet, Leihitu District, Central Maluku Regency Wa Ramla; Aisa Abas; Titus Gaite
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 2, No 1 (2023): June 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v2i1.531

Abstract

This research is a qualitative descriptive study that aims to determine the role of the family in shaping the character of broken home children in Wanath Hamlet, Kec. Leihitu Kab. Central Moluccas. This research was conducted in Wanath Hamlet, Leihitu District, Central Maluku Regency. Primary data collection was carried out through interviews with a number of informants who were considered to be directly involved. Based on the results of interviews conducted by researchers, it was revealed that most of the children who were in a broken home family situation had negative characters, one of which was being a child who liked to fight when ordered, did not listen when his parents advised him, but some of them who like to help their parents when their parents are sick. The activities of the children in Wanath Waisane Hamlet are not far from helping their parents at home, both boys and girls. If men help by adding water and for women cooking and cleaning the house. , in this case it becomes a separate task for the family in shaping the character of the child to be even better. Therefore, the family's efforts, in this case the parents of broken home children, by giving advice to their children and also applying rules that can make children their children get better or even limit their children's association. In addition to the efforts that have been made by the family, of course there must be obstacles to lack of communication, cell phones and also environmental factors of friendship, for example, but the rules and advice that are carried out by parents do not rule out the possibility of being a supporting factor for the role of parents of broken home kids.
Dampak Toxic Parents Terhadap Karakter dan Moral Anak M. Safardi Bugi; Titus Gaite; Jumiati Tuharea
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 10 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7985379

Abstract

Toxic parents are parents' behavior that always curbs and verbally and nonverbally hurts children, indirectly parents will make the distance with children disharmonious. The purpose of this study is to (1) determine the impact of Toxic Parents on children's character and moral development. (2) To find out efforts to prevent parents who are toxic to children. The research method used in this study is Qualitative Research, namely by using or describing an event systematically, factually and accurately regarding the facts or phenomena investigated. The results showed (1) The impact of Toxic parents for children lies in their mentality which can cause trauma because the parenting pattern of parents who always force their children to follow their will (2) Lack of efforts made by families to avoid toxic behavior to children should be the main pillars that have an important role in child development that can shape the child's personality.