The low level of creativity and learning outcomes in Indonesian is caused by the ineffective learning model used, which makes students less interested in participating in learning. This research aims to determine the increase in creativity and learning outcomes of grade 5 students in Indonesian language subjects, sentences of facts and opinions using the PjBL model at SD Negeri Joho 03 Mojolaban. The type of research carried out is Classroom Action Research (PTK) which consists of 2 cycles. The subjects of this research were 5th grade students consisting of 13 students. data collection techniques using tests, observation and documentation. Creativity from research shows an increase. And student learning outcomes experienced an increase in cycle I, resulting in creativity of 23% and learning outcomes of 53.8% of students who had completed their studies. In cycle II there was an increase with percentage results of 38.4% in student creativity and 84.61% in learning outcomes. With the number of students experiencing an increase in creativity as many as 5 students and students who completed learning were 11 students out of 13 students. Rendahnya kreativitas dan hasil belajar Bahasa Indonesai disebabkab karena model pembelajaran yang digunakan tidak efektif sehingga membuat peserta didik kurag tertarik dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas dan hasil belajar peserta didik kelas 5 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kalimat fakta dan opini menggunakan model PjBL di SD Negeri joho 03 Mojolaban. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa klas 5 yang terdiri dari 13 peserta didik. teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Kreativitas dari penelitian menunjukkan peningkatan. Serta hasil belajar siswa mengalami kenaikan pada siklus I hasil kreativitas 23% dan hasil belajar 53,8% siswa yang sudah tuntas belajar. Pada siklus II mengalami kenaikan dengan hasil presentase sebesar 38.4% pada kreativitas siswa dan 84,61% pada hasil belajarnya. Dengan jumalah siswa mengalami kenaikan kreativitas sebanyak 5 siswa dan siswa yang tuntas bekaar sebanyak 11 siswa dari 13 siswa.
Copyrights © 2024