Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi kearifan lokal dalam pengembangan bahan ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya penguatan sikap toleransi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis literatur ilmiah terkini dengan teknik analisis konten yang bersifat representatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal mengandung nilai-nilai universal seperti gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap keberagaman yang sejalan dengan prinsip ajaran Islam, khususnya tasamuh, ta’awun, dan syura. Integrasi nilai tersebut dalam bahan ajar PAI yang bersifat kontekstual dan integratif terbukti mampu memperkuat internalisasi nilai toleransi secara lebih efektif dibandingkan pendekatan normatif. Penelitian ini menawarkan model konseptual pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal sebagai strategi penguatan moderasi beragama di lingkungan pendidikan.
Copyrights © 2026