Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGATURAN SUAP DI SEKTOR SWASTA SEBAGAI TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA Wijayanti, Rizki; Yuliati, Yuliati; Djatmika, Prija
KLAUSULA (Jurnal Hukum Tata Negara Adminitrasi Dan Pidana) Vol 3 No 1 (2024): KLAUSULA (Jurnal Hukum Tata Negara, Hukum Adminitrasi, Pidana Dan Perdata)
Publisher : Universitas Islam kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/klausula.v3i1.4083

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bahwa tindak pidana suap sektor swasta dikualifikasikan sebagai tindak pidana di Indonesia karena tidak ada peraturan hukum positif yang mampu untuk memidana pelaku suap sektor swasta di Indonesia sehingga menimbulkan kekosongan hukum. Penggunaan hukum pidana harus memperhatikan perwujudan masyarakat yang adil dan makmur, dan biaya mengkriminalisasi perbuatan (suap sektor swasta) harus seimbang dengan hasil yang akan dicapai. Meskipun Undang-Undang Indonesia tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001) tertinggal dan tidak sesuai dengan UNCAC, namun Indonesia harus menyesuaikan hukum pidana nasionalnya dengan UNCAC khususnya pasal 21 UNCAC. Dengan menerapkan konsep baru dengan merumuskan unsur pasal tentang suap sektor swasta ke dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan penerapan Deferred Prosecution Agreement (DPA) diharapkan mampu menyelesaikan kasus suap sektor swasta di Indonesia mendatang. Kata Kunci: Tindak Pidana Korupsi, Suap Sektor Swasta, UNCAC.
Faktor – faktor Risiko Demam Berdarah Dengue: Systematic Review Wijayanti, Rizki; Sarwani Sri Rejeki, Dwi; Mars Wijayanti, Siwi Pramatama
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan: Maret 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i1.2135

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi resiko demam berdasarah di beberapa negara. Metode penelitian ini adalah systematic review dengan pedoman mengikuti PRISMA Cheklist tahun 2009. Pencarian artikel mengunakan 5 kata kunci demam berdarah dengue, faktor risiko demam berdarah dengue, dengue fever, risk factors dengue fever, dengue. Pencarian mencakup semua literatur yang diterbitkan antara tahun 2016 – 2022. Sebanyak 221 artikel ditemukan menggunakan empat data base elektronik yaitu Google Scholar, PubMed, Science Direct dan Scopus. sebagai mesin pencari dengan dua variasi kata kunci. Namun, sebanyak 189 artikel dikeluarkan kembali karena judul dan kata kunci yang tidak sesuai. Dilakukan penilaian teks lengkap, dan sebanyak 20 dikeluarkan karena tidak sesuai dengan kriteria inklusi. Akhirnya, hanya sebanyak 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan dapat dilakukan penilaian isi. Hasil penelitian didapatkan 4 kelompok besar faktor risiko yang banyak diteliti yaitu sosiodemografi, place of dwelling, lingkungan dan perilaku. Faktor sosiodemografi yang berhubungan dengan kejadian DBD adalah umur. Daerah urban (perkotaan) merupakan place of dwelling yang paling banyak ditemukan kasus DBD. Aspek lingkungan yang banyak diteliti adalah tipe rumah. Faktor perilaku yang berisiko dalam penularan yang paling banyak ditemukan signifikan yaitu perilaku PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Berdasarkan systematic review, faktor risiko yang secara konsisten memiliki persentase signifikansi paling tinggi dan paling banyak dianalisis dari 10 artikel yaitu Lingkungan (37,5%).
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK PENGUATAN TOLERANSI PESERTA DIDIK Wijayanti, Rizki; Rizka Khoirunnisa; Agus Budiyanto; Purwoko
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi kearifan lokal dalam pengembangan bahan ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya penguatan sikap toleransi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis literatur ilmiah terkini dengan teknik analisis konten yang bersifat representatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal mengandung nilai-nilai universal seperti gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap keberagaman yang sejalan dengan prinsip ajaran Islam, khususnya tasamuh, ta’awun, dan syura. Integrasi nilai tersebut dalam bahan ajar PAI yang bersifat kontekstual dan integratif terbukti mampu memperkuat internalisasi nilai toleransi secara lebih efektif dibandingkan pendekatan normatif. Penelitian ini menawarkan model konseptual pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal sebagai strategi penguatan moderasi beragama di lingkungan pendidikan.
RELEVANSI POLA PENDIDIKAN RASULULLAH DALAM MENJAWAB TANTANGAN PENDIDIKAN ISLAM ABAD 21 Wijayanti, Rizki; Adibah, Ida Zahara
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.50248

Abstract

This study aims to conceptually analyze the educational pattern of the Prophet Muhammad (PBUH) and formulate its relevance as a transformative strategy in addressing the challenges of Islamic education in the 21st century. In the current era of digital disruption, Islamic educational institutions face complex challenges, including moral degradation in cyberspace, identity polarization, and shifts in religious authority. This research employs a qualitative approach using a library research method. Primary data sources are derived from authoritative Sirah Nabawiyah literature. The findings reveal that the Prophet’s educational pattern, which is based on uswah hasanah (exemplary conduct), dialogical pedagogy (hiwar), and the principle of tabayyun (verification), constitutes a crucial foundation for the development of ethical digital literacy. This article proposes a “Prophetic-Digital Pedagogy” model that integrates prophetic values into the modern learning ecosystem. The study concludes that the revitalization of classical educational methods is not merely a form of historical romanticism, but an urgent necessity for building the moral and intellectual resilience of future learners.