Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar murid kelas VI pada mata pelajaran IPAS di SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas murid, peningkatan keterampilan berpikir kritis, serta hasil belajar murid melalui penerapan model Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Subjek penelitian adalah 21 murid kelas VI SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, observasi aktivitas murid, observasi keterampilan berpikir kritis, serta tes hasil belajar formatif dan sumatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan membandingkan hasil pada setiap pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 15 dengan kriteria baik pada pertemuan 1 menjadi skor 20 dengan kriteria sangat baik pada pertemuan 3. Aktivitas murid meningkat dari 62% menjadi 90%. Keterampilan berpikir kritis murid juga meningkat dari 62% dengan kriteria sebagian besar murid kritis menjadi 90% dengan kriteria seluruh murid sangat kritis. Hasil belajar murid mengalami peningkatan, yaitu ketuntasan asesmen formatif meningkat dari 40% menjadi 100%, sedangkan ketuntasan asesmen sumatif meningkat dari 48% menjadi 90%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar IPAS murid kelas VI SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin.
Copyrights © 2026