Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis (Higher Order Thinking Skills) siswa kelas III, yang disebabkan oleh kegiatan belajar mengajar yang masih bersifat abstrak tanpa dukungan media visual maupun manipulatif. Kondisi ini membuat siswa kesulitan dalam menganalisis dan menginterpretasikan data pada materi penyajian data. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui implementasi model Discovery Learning berbantuan media DuTa (Dadu Data). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III di salah satu Sekolah Dasar Negeri yang terletak di wilayah Kota Malang. Data dikumpulkan melalui tes berbasis HOTS, observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis yang konsisten di setiap siklus. Rata-rata hasil belajar siswa pada tahap prasiklus adalah sebesar 58,08% yang termasuk dalam kategori kurang. Kemudian meningkat pada siklus I menjadi 71,33% dengan kategori cukup, serta mencapai puncaknya di siklus II sebesar 79,16% pada kategori baik. Temuan ini membuktikan bahwa pengunaan media DuTa dalam model Discovery Learning efektif dalam menggubah pola pembelajaran menjadi lebih interaktif. Sehingga mampu menstimulus keterlibatan aktif siswa dalam mengkonstruksi pengetahuan serta meningkatkan nalar kritis mereka dalam memecahkan masalah matematis.
Copyrights © 2026