Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membuka peluang baru dalam transformasi pembelajaran, termasuk pada Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam PAI masih menghadapi tantangan berupa keberagaman kesiapan belajar, minat, dan profil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi pembelajaran PAI berdiferensiasi melalui integrasi Artificial Intelligence. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui kajian terhadap jurnal ilmiah, buku, dan penelitian relevan yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, klasifikasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi melalui pemetaan kebutuhan belajar peserta didik, personalisasi materi, aktivitas, dan asesmen pembelajaran, serta pemberian umpan balik yang adaptif. Integrasi AI juga berkontribusi dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik, hasil belajar, serta mendukung internalisasi nilai-nilai keagamaan melalui pengalaman belajar yang lebih interaktif dan kontekstual. Meskipun demikian, peran guru tetap menjadi faktor utama dalam membimbing, menanamkan nilai-nilai Islam, serta membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik. Oleh karena itu, integrasi AI dapat menjadi inovasi strategis dalam mewujudkan pembelajaran PAI yang adaptif, inklusif, dan berbasis teknologi di SMA.
Copyrights © 2026