Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) dalam pembelajaran mendalam untuk meningkatkan kemandirian belajar murid kelas VII di SMP St. Ignatius Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Katolik, dan murid kelas VII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa transformasi guru PAK diwujudkan melalui perubahan peran guru sebagai agen perubahan, kemampuan refleksi dan pengembangan diri, sikap adaptif terhadap perkembangan pendidikan, serta komitmen membangun pendidikan yang bermakna. Transformasi tersebut berdampak pada meningkatnya kemandirian belajar murid yang makin percaya diri, disiplin belajar, inisiatif, tanggung jawab, dan motivasi belajar. Pendekatan mendalam yang diterapkan guru membantu murid menjadi lebih aktif, bertanggung jawab, dan mampu menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari..
Copyrights © 2026