Penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) guna menganalisis preferensi siswa dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler. Metode yang digunakan untuk penelitian ini ialah Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) dan Simple Additive Weighting (SAW). Melalui FMADM, bobot kriteria ditentukan sebagai berikut: Minat (0,30), Bakat (0,25), Prestasi (0,20), Waktu Luang (0,15), dan Fasilitas (0,10). Selanjutnya, metode SAW digunakan untuk menormalisasi matriks keputusan serta menghitung nilai preferensi dari lima alternatif kegiatan, yaitu Pramuka, Basket, Paskibra, PMR, dan Futsal/5vs5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini cukup sesuai dalam menghasilkan rekomendasi yang sesuai dengan profil masing-masing siswa. Pada pengujian, Futsal/5vs5 kerap menduduki peringkat teratas dengan nilai preferensi mencapai 0,93. Berdasarkan agregasi data dari 40 siswa, Futsal/5vs5 menjadi pilihan utama (50%), disusul PMR (25%), Pramuka (22,5%), Paskibra (2,5%), serta Basket (0%). Secara keseluruhan, integrasi FMADM dan SAW terbukti mengatasi ketidakpastian penilaian subjektif serta menghasilkan keputusan yang lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Copyrights © 2026