Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN 101843 Bandar Baru sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Talking Stick, serta menganalisis pengaruh penggunaan model pembelajaran Talking Stick terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. penelitian quasi eksperimen merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan tertentu terhadap suatu variabel, namun peneliti tidak dapat mengontrol seluruh variabel luar yang memengaruhi eksperimen secara penuh. Sampel dalam penelitian ini menggunakan 2 kelas dari populasi siswa kelas V SDN 101843 Bandar Baru yaitu kelas V-A sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran talking stick yang berjumlah 25 orang dan V-B sebagai kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran kovensional yang berjumlah 25 orang. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan analisis uji-t dengan menguji persyaratan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional mengalami peningkatan dari nilai rata-rata pre-test 60,80 menjadi 74,20 pada post-test, namun peningkatannya belum optimal. Sementara itu, kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Talking Stick mengalami peningkatan yang lebih tinggi, yaitu dari nilai rata-rata pre-test 62,80 menjadi 81,60 pada post-test. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,024 < 0,05 dan nilai t hitung 2,410 > t tabel 1,676, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Talking Stick berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN 101843 Bandar Baru.
Copyrights © 2026