Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis kebutuhan, proses Penelitian ini mendeskripsikan analisis kebutuhan, proses pengembangan, validitas, kepraktisan, dan keefektifan media video animasi berbasis kearifan lokal cerita rakyat Pawang Buaya Pemulutan pada pembelajaran menulis teks drama siswa kelas XI SMA PGRI 1 Palembang. Penelitian dilatarbelakangi kesulitan siswa mengembangkan ide cerita, menyusun alur dan konflik, menulis dialog, dan petunjuk perilaku, serta belum tersedianya media berbasis kearifan lokal Sumatera Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Produk berupa video animasi format MP4 berdurasi sekitar 5 menit 41 detik, dibuat menggunakan Leonardo AI dan CapCut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket kebutuhan, validasi ahli, kepraktisan, dan tes menulis (pretest-posttest), dianalisis deskriptif. Subjek uji coba terdiri atas 6 siswa skala kecil dan 20 siswa skala besar kelas XI. Hasil menunjukkan persentase kebutuhan siswa 89,93% dan guru 97,50%, kategori sangat membutuhkan. Validasi ahli materi 82,00%, ahli media 88,00%, ahli bahasa 80,00%, rata-rata 83,33% kategori valid. Uji kepraktisan rata-rata 88,51% kategori sangat praktis. Uji lapangan menunjukkan rata-rata pretest 63,35 meningkat menjadi 80,20 pada posttest, sehingga media dinyatakan efektif. Dengan demikian, media video animasi berbasis kearifan lokal Pawang Buaya Pemulutan terbukti valid, sangat praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks drama siswa kelas XI SMA PGRI 1 Palembang.
Copyrights © 2026