Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran pada anak tunagrahita di kelas III Sekolah Luar Biasa (SLB) Keleyan Bangkalan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Narasumber terdiri dari kepala sekolah dan guru kelas III yang membimbing tiga siswa tunagrahita dengan tingkatan ringan, sedang, dan berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) identifikasi dan asesmen dilakukan secara individual sesuai kemampuan masingmasing siswa; (2) pelaksanaan pembelajaran menggunakan modul yang berpatok pada siswa dengan tunagrahita ringan namun disesuaikan melalui penyusutan materi bagi siswa dengan tunagrahita sedang dan berat; (3) layanan khusus diberikan dalam bentuk bimbingan individual, media cetak berwarna, serta program keterampilan hidup; (4) kolaborasi antara guru dan orang tua dilakukan melalui dokumentasi video pembelajaran yang dibagikan melalui WhatsApp Story; (5) sistem penilaian difleksibelkan dari kurikulum pemerintah mengingat kondisi kemampuan siswa yang beragam. Hambatan utama dalam pembelajaran adalah pengaruh mood siswa dan keterbatasan waktu belajar yang hanya 3-4 jam per hari. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan individual, peran aktif orang tua, serta kompetensi guru berlatar belakang Pendidikan Luar Biasa (PLB) dalam mendukung perkembangan optimal anak tunagrahita.
Copyrights © 2026