Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keluarga broken home terhadap prestasi belajar siswa pada ranah kognitif di SDN Klampok 05 Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 4 siswa kelas IV dan V yang berasal dari keluarga broken home, 2 guru kelas, dan 1 kepala sekolah. Teknik pengumpulan data melalui wawancara semiterstruktur, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan: (1) prestasi belajar kognitif siswa dari keluarga broken home cenderung fluktuatif dan berada di bawah KKM dengan rata-rata nilai 65-75; (2) faktor penghambat meliputi gangguan konsentrasi, rendahnya motivasi belajar, minimnya perhatian dan dukungan orang tua, serta konflik keluarga berkepanjangan; (3) upaya guru dilakukan melalui pendekatan individual, metode pembelajaran variatif, dan pemberian motivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keluarga broken home berdampak negatif terhadap prestasi belajar kognitif siswa SD dan memerlukan intervensi dari berbagai pihak untuk mengatasinya.
Copyrights © 2026