Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemandirian belajar siswa kelas X di SMA Negeri 18 Palembang, khususnya pada mata pelajaran Ekonomi. Banyak siswa yang kurang memiliki inisiatif dalam belajar, cenderung pasif, dan sering mengandalkan jawaban dari teman. Selain itu, proses pembelajaran di sekolah masih didominasi oleh metode konvensional (ceramah) yang berpusat pada guru, sehingga kurang memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan pola belajar mandiri dan memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode pembelajaran Flipped Classroom berbantuan Wayground terhadap kemandirian belajar siswa. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Quasi-Experimental dengan sampel 72 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui angket kemandirian belajar dan dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata kemandirian belajar yang signifikan pada kelas eksperimen (84,88) dibandingkan kelas kontrol (79,22). Hasil uji-t memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Sehingga metode Flipped Classroom berbantuan Wayground terbukti efektif meningkatkan kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi
Copyrights © 2026