Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan menulis teks narasi siswa kelas III SD Negeri Wangunreja, yang terlihat dari kesulitan siswa dalam menyusun kalimat, mengembangkan ide menjadi cerita yang runtut, serta menggunakan ejaan dan tanda baca dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks narasi siswa sebelum dan setelah menggunakan media gambar berseri, serta untuk mengetahui efektivitas penggunaan teknik menyusun kalimat berbantuan media gambar berseri terhadap kemampuan menulis teks narasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental design melalui desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 15 siswa kelas III SD Negeri Wangunreja. Data dikumpulkan melalui instrumen tes tertulis berupa tugas menulis teks narasi yang dinilai menggunakan rubrik penilaian dengan tujuh aspek, yaitu ketepatan menyusun kalimat, struktur kalimat (SPOK), alur cerita, tokoh dan latar, pengembangan isi cerita, penggunaan kalimat, dan penggunaan ejaan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Paired Sample T-Test dengan bantuan aplikasi JASP. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor kemampuan menulis siswa dari 66,19 pada pre-test menjadi 79,76 pada post-test. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai t = -7,333 dengan df = 14 dan signifikansi p < 0,001 (p < 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Nilai Cohen's d sebesar 1,893 menunjukkan efek perlakuan dalam kategori besar (large effect). Selain itu, hasil perhitungan N-Gain Score menunjukkan rata-rata sebesar 0,379 yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik menyusun kalimat berbantuan media gambar berseri efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks narasi siswa kelas III sekolah dasar.
Copyrights © 2026