Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat baca dan kemampuan membaca dengan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas IV SD Negeri Cenang 03. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, minat baca memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika dengan koefisien korelasi 0,467 (kategori sedang), namun berperan sebagai faktor pendukung. Kedua, kemampuan membaca memiliki hubungan positif dan signifikan dengan koefisien korelasi 0,696 (kategori kuat) dan merupakan faktor paling dominan. Ketiga, secara simultan, minat baca dan kemampuan membaca memiliki hubungan yang kuat dengan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika (R=0,700) dan memberikan kontribusi sebesar 49% (R Square=0,490), sedangkan 51% dipengaruhi faktor lain seperti motivasi, metode mengajar, dukungan orang tua, dan kecemasan matematika. Temuan ini sejalan dengan teori perkembangan kognitif Piaget serta penelitian terdahulu. Disarankan agar guru mengintegrasikan kegiatan membaca ke dalam pembelajaran matematika, sekolah membangun budaya literasi yang kuat, orang tua berperan aktif menumbuhkan minat baca anak, dan peneliti selanjutnya memperluas cakupan serta menambahkan variabel lain. Dengan demikian, peningkatan minat baca dan kemampuan membaca secara simultan akan berdampak positif terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika.
Copyrights © 2026