Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan fartlek terhadap peningkatan daya tahan kardiovaskular pada atlet Akademi Futsal Simpenan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 15 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perlakuan berupa program latihan fartlek diberikan selama 12 kali pertemuan dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu. Daya tahan kardiovaskular diukur menggunakan Multistage Fitness Test (Beep Test) untuk memperoleh nilai VO₂max. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Paired Sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,214 dan 0,295 (p > 0,05). Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 10,734 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan latihan fartlek terhadap peningkatan daya tahan kardiovaskular atlet. Hasil uji N-Gain memperoleh nilai rata-rata 0,580 (58,0%) yang termasuk dalam kategori sedang, sehingga menunjukkan bahwa latihan fartlek memiliki efektivitas sedang dalam meningkatkan daya tahan kardiovaskular. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan fartlek berpengaruh signifikan terhadap peningkatan daya tahan kardiovaskular pada atlet Akademi Futsal Simpenan.
Copyrights © 2026